728x90

ad

Dikbud NTB Pantau Simulasi Belajar Tatap Muka

PANTAU: Kepala Dinas Dikbud NTB, H Aidy Furqan saat memantau proses belajar tatap muka di SMAN 5 Mataram.

MATARAM
--Simylasi belajar tatap muka untuk satuan pendidikan tingkat SMA/SMK di NTB sudah mulai berjalan. Simulasi mulai dilaksanakan sejak 21-26 September.

Selasa (22/9), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H Aidy Furqan memantau pelaksanaan proses belajar tatap muka tersebut. Ia langsung mengecek proses pembelajaran tatap muka ke beberapa kelas.

"Kita mengecek, jaga jarak di dalam kelas dan berdiskusi dengan siswa tentang pengalaman siswa selama belajar dari rumah fase 2,' ungkapnya.

Dari hasil pantauannya di SMAN 5 Mataram misalnya, simulasi berjalan dengan baik. Andai nanti dalam proses belajar tatap muka ini kasus Covid tidak ada, maka aktivitas belajar akan tetap dibuka.

Ia mengatakan, dalam simulasi ini masing-masing kelas dijadwalkan melaksanakan pembelajaran tatap muka. Proses belajar tatap muka di kelas berjalan dua hari per pekan secara shift dan blok. 

Pelaksanaan simulasi tatap muka ini disebutnya bertujuan menguji penerapan protokol kesehatan (protkes) pencegahan Covid-19 di sekolah.

Sementara itu, Kepala SMAN 5 Mataram, H Arofiq mengatakan, kelas X mendapatkan jadwal di hari pertama simulasi belajar tatap muka. Dimana siswa dibagi menjadi 2 kelompok dan 2 shift sehingga masing-masing kelas terisi 18 siswa dalam 2 kali jadwal pertemuan.

"Setiap kelas akan tatap muka selama 4 jam mata pelajaran di dalam kelas tanpa jam istirahat" ungkapnya.

Siswa sejak memasuki area sekolah diwajibkan memakai masker. Mereka juga dicek suhu tubuhnya. Selain itu, siswa juga cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer dan diarahkan ke kelas masing-masing. 

“Agak krusial pada hari pertama ini, karena kelas X masih jadi siswa baru, belum mengenal betul sekolahnya. Jadi harus dipantau dan diarahkan," jelasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar