Jejak Terkini

Tindaklanjuti Kunjungan Mentan, Gubernur Minta Sukseskan Desa Ternak

PANGGIL: Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah saat memanggil OPD terkait menindaklanjuti Program Desa Ternak dari Kementan RI.

MATARAM--Kunjungan kerja Kementerian Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo beberapa hari lalu menambah gairah sektor pertanian dan peternakan di NTB.

Menindaklanjuti kunjungan itu, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah segera melakukan koordinasi dengan OPD dan pihak terkait. Diantaranya, Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB.

Pertemuan yang diselenggarakan di Ruang Kerja Gubernur itu berlangsung Senin (24/8). Dalam kesempatan itu, Gubernur meminta jajaran OPD mempersiapkan segala kebutuhan menyambut program dari Kementerian Pertanian. Ia juga mengarahkan kepala dinas beserta jajarannya menggali potensi lainnya yang dapat segera dilaksanakan dengan Kementerian Pertanian.

"Kita harus segera mempersiapkan diri. Kita harus cepat. Kita lihat sendiri Menteri Pertanian kemarin begitu senang mengunjungi dan melihat potensi di NTB," ujarnya.

Langkah konkret masing-masing OPD menjadi hal yang akan disorot gubernur. Dalam hal ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB dan juga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB diwajibkan meningkatkan sinergi dan kolaborasi. Hal tersebut tak lain dan tak bukan dikarenakan pertanian dan peternakan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain.

"Jadi sinergi antara peternakan dengan pertanian itu sangat penting di sini," ungkap Bang Zul.

Menindaklanjuti program Seribu Desa Ternak oleh Kementerian Pertanian, ia ingin tiap desa yang telah ditunjuk dalam program tersebut agar mempersiapkan diri dari sekarang. Terkait dengan ini, ada lima desa di Lombok Tengah yang telah ditetapkan sebagai langkah awal dari program yang dilakukan secara bertahap ini.

"Kita sekarang harus memastikan bahwa kelima desa ini siap dan sukses," tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Ir. Husnul Fauzi menyatakan kesiapan NTB dalam menyambut program unggulan Kementan ini. Ia juga yakin dengan potensi pertanian di NTB yang disebutnya begitu menjanjikan apabila dikelola dengan baik.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Ir Budi Septiani beserta jajarannya. Budi juga turut menggagas agar segera dibentuk tim terpadu dalam menjalankan program Seribu Desa Ternak Kementan ini.

"Bersama Babinsa dan Kantibmas, secepatnya harus segera dibentuk tim demi kesuksesan program ini," jelasnya.

NTB sendiri rencananya akan mendapatkan kuota 50 desa untuk sasaran program ini, lima desa kemudian ditunjuk sebagai tahap awal jalannya program. Lima desa ini selanjutnya akan mendapatkan bantuan 1000 ekor sapi, yang artinya perdesa mendapatkan 200 ekor sapi. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar