Jejak Terkini

Pendaki Terjatuh, Bukit Sempana Ditutup

DITUTUP: Buntut terjatuhnya pendaki, Bukit Sempana minta ditutup.

SELONG--Kabar tentang adanya pendaki jatuh di Bukit Sempana, Minggu (16/8), membuat banyak pihak khawatir. Ini karena pendakian di bukit itu dinilai kurang aman pasca lepasnya batu yang menimpa para pendaki.

Kabar yang beredar menyebutkan, sekitar pukul 08.00 WITA kemarin terdapat 18 pendaki menaiki bukit tersebut. Salah satu dari mereka terpeleset dan keluar dari jalur pendakian.

Ihwal peristiwa itu bermula ketika batu di bukit itu terlepas dari arah atas. Menyadari adanya batu menggelinding dari arah berlawanan, para pendaki belia ini panik.

Kontan mereka berusaha menyelamatkan diri dari terjangan batu. Sayang salah satu dari mereka keluar jalur pendakian.

Pendaki bernasib apes ini kabarnya seorang pelajar. Yang bersangkutan bernama Dava Naufal Arya Putra, siswa MAN 1 Mataram.

Pelajar yang belakangan disebut-sebut berusia 16 tahun dan tinggal di BTN Blencong Gunungsari Lombok Barat ini terpisah dari pendaki lainnya.

Beruntung sekitar pukul 12.41 WITA, petugas KPH Sembalun dan pengelola Bukit Sempana mendapat kabar tentang peristiwa tersebut. Para petugas pun langsung bergerak meluncur ke lokasi sesaat setelah mendapat info dari pendaki lain yang melihat kejadian.

Pencarian terhadap pelajar itu berlangsung hingga sore. Hanya saja, yang bersangkutan tak kunjung ditemukan.

Sekitar pukul 18.00 WITA, korban sempat menelpon meminta tolong ke salah satu temannya. Di waktu bersamaan terdengar suara minta tolong dari korban.

Tim dari KPH Sembalun dan pengelola lanfsung mencari sumber suara. Sekitar pukul 18. 29 WITA korban ditemukan dalam keadaan sadar. Hanya saja, yang bersangkutan sudah mengidap gejala hipotermia.

Petugas pun kemudian lansung mengevakuasi. Tepat pukul 21. 20 WITA, pelajar itu tiba di Puskesmas Sembalun untuk diberikan perawatan media. Korban dirawat inap.

Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada patah tulang atau cedera permanen. Pelajar tersebut dalam kondisi baik.

Kapolsek Sembalun, Iptu Lalu Panca Warsa SH menjelaskan, mendapat kabar tentang para pendaki itu, pihaknya bersama anggota berkoordinasi dengan pihak pengelola Bukit Sempana. Ia meminta kepada pihak pengelola Agra sesegera mungkin melapor setiap ada kejadian

Hingga saat ini, Bukit Sempana sudah ditutup sementara waktu. Sementara kepada KPH Rinjani Timur agar membuatkan SOP yang harus dipedomani oleh para pengelola dan para pendaki.

Sementara itu, Camat Sembalun Zaidar Rohman mengatakan, insiden ini sudah tersiar ke khalayak. Pihaknya mengetahui hal itu dari medsos setelah viral.

"Kedepan hendaknya pihak pengelola berkoordinasi dengan unsur Forkompincam," ucapnya.

Atas peristiwa itu, ia memastikan Bukit Sempana ditutup. Ia meminta pihak KPH membuat SOP pendakian di semua destinasi. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar