Jejak Terkini

Insiden Kericuhan Saat Unras, Kasat Pol PP NTB Kembali Minta Maaf

MINTA MAAF: Jajaran Satpol PP NTB saat meminta maaf kepada para demonstran.

MATARAM--Setelah menyampaikan permohonan maaf kepada salah satu jurnalis media online, insan pers secara terbuka, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB, Tri Budiprayitno, kembali menyampaikan permohonan maaf. Permohonan ini disampaikan kepada Forum Peduli Palestina dan organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB atas insiden yang terjadi pada saat unjuk rasa, Senin (24/8).

“Kami mohon maaf, ini menjadi pembelajaran untuk kita semua. Insyaallah kejadian ini tidak akan terulang kembali,” ungkapnya saat menerima aspirasi pengunjuk rasa Kamis, (27/8).

Pihaknya telah melakukan pembinaan dan pemberian sanksi kepada anggota Satpol PP yang dinilai melakukan hal yang tak semestinya saat pengamanan aksi unjuk rasa.

 Hanya saja, kejadian yang berlangsung Senin (24/8) itu disebutnya merupakan insiden yang tidak diduga-duga. Insiden itu di luar kontrol dan tidak diinginkan.

Prianyangbkarib dipanggil Yiyit itu memastikan tak ada niat anggotanya  melakukan tindakan penganiayaan. Terlebih itu dilakukan terhada mahasiswa dan wartawan.

Yiyit mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada KAMMI atas peringatan terkait insiden tersebut. Kedepan, insiden serupa diharapkan tidak terulang.

Dalam menjalankan tugas, bebernya, personil Satpol PP NTB disebutnya akan bertindak sesuai SOP. Cara-cara humanis dan persuasif akna dikedepankan.

Sebelumnya, KAMMI Koordinator Wilayah NTB dan ormas lain yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Palestina melakukan aksi penolakan produk-produk asal NTB dijual ke Israel. Aksi digelar dari Dinas Perdagangan Provinsi NTB dan titik terakhir di depan Kantor Gubernur NTB.

Dalam aksi di Kantor Gubernur tersebut, terjadi insiden antara aktivis KAMMI dengan petugas yang mengamankan aksi unjuk rasa tersebut. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar