Jejak Terkini

Setelah Latihan Mandiri, Atlet PON NTB Dievaluasi

EVALUASI: Atlet dari empat cabor dievaluasi kebugarannya oleh Tim Monev Panitia Pelatda KONI NTB. (Foto: KONI NTB)

MATARAM--Pandemi virus corona memaksa jajaran KONI NTB menerapkan latihan mandiri bagi atlet Pekan Olahraga Nasional (PON). Proses latihan mandiri berlangsung terhitung Maret lalu.

Sejak Rabu (1/7) pagi tadi, Tim Monev (Monitoring-Evaluasi) KONI NTB mengecek kondisi para atlet. Ini dilakukan setelah para atlet menjalani pelatihan secara mandiri selama tiga bulan.

Ada empat cabang olahraga (cabor) yang dites. Keempat cabir itu adalah futsal, balap motor, atletik dan panjat tebing.

Para atlet ini dites di Padepokan Silat dan Lintasan Atletik GOR Turide Cakranegara - Kota Mataram. Saat proses kegiatan berlangsung, nampak para atlet serius mengikuti semua arahan pelatih.

Ada serangkaian tes yang dilakukan atlet. Diantaranya yakni pengukuran kondisi atlet. Tes yang jalankan ini merupakan penutup dari kegiatan sebelumnya di Pulau Sumbawa.

"Kita memulainya lebih dulu di Pulau Sumbawa pada Minggu terakhir Juni kemarin," ungkap Ketua KONI NTB, Andy Hadianto.

Kegiatan tersebut disaksikan pula oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora NTB, Hj Husnanidiyati Nurdin.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pelatda KONI NTB, M Nur Haidin mengatakan, serangkaian tes tersebut sangat penting untuk mengetahui kondisi perkembangan atlet. Lewat tes tersebut pembenahan apa saja yang akan dilakukan.

"Makanya kita cek kebugaran mereka dan yang lain-lainnya," ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Edo ini mengatakan, sejauh ini hasil tes tersebut belum diterima dari Tim Monev. Hasil tes tersebut sangat penting untuk menentukan tahapan dan program yang akan diberikan kepada atlet.

Diketahui, NTB akan mengirimkan 101 atlet di ajang PON 2021 mendatang. Jumlah ini terbesar diisi oleh atlet cabang olahraga atletik. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar