Jejak Terkini

Berkas ASN Calon Kada Sudah Diinput

Muhammad Nasir
MATARAM--Tercatat ada 4 Aparatur Sipil Negara ( ASN) di lingkup Pemprov NTB yang bertarung di Pilkada serentak 2020. Keempat ASN ini surat pengunduran diri ya sudah diinput.

"Data mereka ini sudah kita input. Pengajuan surat pengunduran diri mereka baru kita serahkan setelah terdaftar sebagai calon," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Muhammad Nasir, Kamis (16/7).

Keempat ASN Pemprov NTB itu yakni, Hj Putu Selly Andayani, HL Saswadi, HL Normal Suzana dan Novi Diviani.

Putu Selly diketahui akan bertarung sebagai kandidat calon walikota Mataram. Sementara HL Saswadi maju dari calon perseorangan untuk kandidat calon bupati Lombok Tengah.

Berikutnya, HL Normal Suzana memantapkan diri sebagai kompetitor HL Saswadi. Hanya saja, Normal sebagai calon kandidat wakil bupati.

Sementara Novi Deviani akan berkompetisi di Pulau Sumbawa. Sosok perempuan satu ini maju sebagai calon wakil bupati.

Nasir mengatakan, dari keempat ASN tersebut, hanya HL Saswadi yang justru mengajukan pensiun lebih awal. Sementara ketiga ASN lainnya mengajukan surat pengunduran diri.

Baik Saswadi dan ketiga ASN lainnya mengajukan surat pengunduran diri ke BKD terhitung akhir Juni 2020. Hingga saat ini keempat ASN ini dinyatakan sudah tidak aktif lagi.

Berkas pengajuan pengunduran diri ini, lanjut Nasir, akan disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hanya saja, berkas akan disampaikan setelah para ASN sudah terdaftar sebagai calon.

Apa ya g disampaikan Nasir ini selaras dengan PKPU 5/2000. Dimana masa dan tahapan pendaftaran calon kepala daerah dalam Pilkada serentak akan dilangsungkan pada 4-6 September mendatang.

Sembari menunggu tahapan itu berjalan, status kepegawaian keempat ASN ini dinonaktifkan. Mereka hanya berhak menerima gaji pokok tanpa menerima tunjangan jabatan.

Nantinya setelah tahapan pendaftaran berlangsung, dipastikan data yang telah diinput dikirim ke BKN. Dari ajuan itu menyusul keluar persetujuan teknis (pertek) dari BKN.

"Pertek inilah yang menjadi dasar SK gubernur memensiunkan keempat ASN ini," jelasnya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram, Husni Abidin mengatakan, sejauh ini proses tahapan Pilkada sedang berlangsung. Tahapan yang sedang berjalan yakni pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Tahapan ini disebutnya akan berlangsung hingga 13 Agustus mendatang. Sementara pada pada 18 Agustus akan diluncurkan tahapan coklit secara simbolik.

"Kegiatan simbolik ini akan mendata para pemilih terutama para tokoh kita, termasuk Pak Walikota Mataram," ujarnya.

Selain itu, ia juga membeberkan, tahapan pendaftaran calon kepala daerah berlangsung pada 4-6 September. Sembari menuju tahapan itu, ia mengimbau pemilih yang ber-KTP Kota Mataram menyiapkan diri.

Imbauan ini disampaikan demi memudahkan petugas melacak dan mendata pemilih. Dengan demikian, partisipasi pemilih di Kota Mataram semakin meningkat. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar