728x90

ad

Polisi Bukan Mesin Peras

KUNJUNGAN: Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal saat berkunjung ke Mapolres Lotim.
SELONG--Lawatan kerja Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal ke Mapolres Lombok Timur menitip pesan serius terhadap jajarannya. Menjadi polisi harus bisa tampil mengayomi rakyat, buka. Sebagai mesin pemeras.

"Jangan sampai polisi menjadi mesin pemeras. Polisi harus tampil menjadi pengayom rakyat," ucapnya, Kamis (11/6).

Hadir di tengah-tengah masyarakat, terangnya, polisi harus tampil dengan ikhlas. Amanat sumpah Tri Bratha untuk mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat harus dijunjung tinggi.

Polisi ketika hadir di tengah-tengah masyarakat, jelasnya, tidak boleh pamrih. Kehadiran mereka harus didasarkan hati yang ikhlas dan tidak sekedar lip service (pemanis bibir).

Tak lupa Iqbal mengingatkan agar jajarannya mendukung dan menyukseskan program pembangunan nasional. Dukungan ini terutama menyangkut pembangunan di Lombok Timur.

Kebijakan polri memberi dukungan ini disebutnya sudah tertuang dalam UU No.2/2002. Salah satunya ikut menyukseskan program pembangunan nasional.

Tak kalah pentingnya, Iqbal berharap jajarannya di Lotim membantu masyarakat dalam upaya keamanan dan ketertiban. Dengan demikian, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat semakin baik dan meningkat di tengah ancaman pandemi virus Corona.

Pesan lain yang disampaikan yakni agar polisi menghindarkan diri berkonflik dengan masyarakat. Ini penting agar masyarakat lebih nyaman dan merasa aman.

Dengan cara ini, jelasnya, diharap masyarakat akan lebih mencintai institusi dan personil kepolisian. Lewat cara-cara simpati seperti itu diharapkan polisi bisa tetap berada di hati masyarakat.

Saat masyarakat tidur, sambungnya, polisi harusnya bekerja. Kehadiran polisi harus benary dirasakan oleh masyarakat.

Mengakhiri lawatannya, Iqbal berpesan agar jajarannya di Lotim menumbuhkan sinergisitas bersama TNI. Institusi yang satu ini disebutnya sebagai saudara kandung kepolisian dalam menciptakan keamanan di masyarakat. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar