728x90

ad

Ombudsman NTB Apresiasi PPDB Tahun Ini

DAFTAR: Inilah suasana PPDB di SMPN 7 Mataram yang berlangsung dengan baik.
MATARAM--Kinerja jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mataram salam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun patut diacungi jempol. Apresiasi ini salah satunya datang dari Ombudsman Perwakilan NTB.

Ketua Divisi Pencegahan Ombudsman NTB, Muhammad Rasyid Rido mengatakan, kinerja jajaran Dinas Dikbud Kota Mataram patut diapresiasi dalam PPDB tahun ini. Apresiasi diberikan mengingat proses dan transparansi yang diterapkan cukup tegas.

"Dengan pemberlakuan sistem zonasi ini ada asas keadilan. Transparansi dan proses penyelenggaraan PPDB di Kota Mataram juga cukup baik," ungkapnya kepada Jejak Lombok, Rabu (24/6).

Lewat sistem zonasi yang berlaku, bebernya, tata kelola pelayanan terhadap masyarakat lebih maksimal. Terlebih dengan diterapkannya sistem online, ada kemudahan bagi masyarakat di tengah pandemi virus corona.

PPDB tahun ini di Kota Mataram dinilainya jauh lebih tertib dibanding tahun sebelumnya. Apalagi dengan sistem online, masyarakat yang mendaftar tidak perlu melakukan kontak langsung.

"Masyarakat cukup lewat rumah mendaftarkan anaknya yang hendak masuk sekolah," sambungnya.

Melalui sistem online pula, imbuhnya, sistem pengaduan akan lebih terawasi. Pihak dinas bisa mengawasi setiap pengaduan yang masuk terhadap masalah yang terjadi di sekolah.

Selain itu, ia juga menyinggung potensi kemungkinan adanya pungutan liar (pungli). Rido menyebut sejauh ini masih belum ditemukan kasus tersebut.

Pihaknya yakin dengan adanya petunjuk pelaksanaan dan teknis (juklak/juknis) PPDB yang melarang pungli, sekolah dipastikan akan menghindari hal tersebut. Terlebih tahun sebelumnya, ada salah satu oknum kepala sekolah yang digeret ke ranah hukum karena nekat pungli.

Kendati mengapresiasi pelaksanaan PPDB dengan sistem online, Rido menyebut masih ada kendala di lapangan. Kendala tersebut terutama pada server di dinas yang saya tampungnya kurang memadai.

Praktis, ketika ada orang tua calon murid mendaftarkan anaknya, kerap kali mengeluhkan jaringan yang lelet. Terhadap kendala ini, Dikbud Kota Mataram disebut sudah bersedia membenahinya.

Terpisah, Kepala Dinas Dikbud Kota Mataram, HL Fartir Uzali tidak menampik kendala ynag terjadi di lapangan. Terlebih di masa PPDB, ada ribuan orang yang mengakses server dinas yang dipimpinnya.

"Terhadap itu, kita sudah komunikasi dengan pihak Telkom. Mereka sudah bersedia menambah bandwidth kita," ujarnya.

Kendala yang ditemukan di lapangna saat ini, dipastikan akan terus diperbaiki. Langkah ini diambil demi kepuasan layanan yang diterima masyarakat. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar