Iklan

terkini

Bupati Iron Tegaskan, Jangan Bermain-main Dengan Uang Negara

Jejak Lombok
Monday, September 21, 2026, Monday, September 21, 2026 WIB Last Updated 2026-09-21T09:47:16Z


jejaklombok.com -- Dalam rangka pemantapan tata kelola dana revitalisasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur menggelar Silaturrahmi dan Koordinasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan  Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (21/9).

Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengingatkan kembali bahwa Program Revitalisasi tersebut tergolong baru dan di luar kebiasaan, khususnya bagi Kepala Sekolah.

Pemerintah Daerah tetap memiliki kewajiban untuk melakukan pengawasan dan memastikan perencanaan yang baik dalam pengelolaan anggaran secara transparan dan  akuntabel.

Hal itu dinilai penting agar tidak tejadi berbagai permasalahan yang diakibatkan penyalahgunaan anggaran.

"Ini adalah program baru bagi rekan Kepsek khususnya. Maka silaturrahmi ini  agar kita saling mengingatkan. Karena jika terjadi masalah pada Kepsek, bagaimana nasib anak didik kita. Ini yang tidak kita inginkan," jelasnya.

Selain itu Bupati mengingatkan tiga pilar penting  dalam pengelolaan anggaran revitalisasi, yakni prosesnya harus terbuka sesuai ketentuan, akuntabel, dan penuh kehati-hatian.

Lebih lanjut, dihimbau agar segala informasi yang berkaitan anggaran revitalisasi jangan ada yang ditutup-tutupi dari pihak berwenang.

"Jangan takut mengelola anggaran, akan tetapi kehati-hatian harus ada. Kelola anggaran dengan jujur, sesuai aturan, catat tiap transaksi dan simpan buktinya, jangan asal tanda tangan  hal yang tidak dipahami, jangan bermain-main dengan uang Negara karna ini akan terus dipantau. Kepada para Kanit diharapkan ikut mengawasi," tegasnya.

Proyek revitalisasi ini tentu diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan sekolah yang bagus, tetapi juga generasi yang berkualitas.

"Kewajiban kita bersama untuk mencetak generasi cerdas, baik akhlaknya dan bermoral," tegasnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, 214 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur mendapatkan alokasi program revitalisasi dari Pemerintah Pusat pada tahun anggaran 2026, atau meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang hanya 60 lembaga.

Ini merupakan ikhtiar bersama  Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Melalui komunikasi intens yang dibangun dengan DPR RI dan Kementerian di pusat, beberapa program dapat terealisasi, termasuk proyek pembangunan jalan senilai Rp 250 miliar.

Untuk itu, Bupati mengimbau agar semua pihak tidak lemah dan patah semangat, terus berikhtiar maju untuk perubahan yang lebih baik, serta terus membangun komunikasi yang baik dengan pihak terkait.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur M. Nurul Wathoni memaparkan sesuai amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, Pemerintah Daerah melalui  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  terus mengawal program revitalisasi.

Masuknya program Revitalisasi ke Lombok Timur tentu merupakan berkah yang luar biasa. Lombok Timur menjadi Kabupaten dengan jumlah penambahan Revitalisasi terbesar di Bali-Nusra. Revitalisasi tidak hanya menyentuh lembaga pendidikan Negeri, akan tetapi lembaga pendidikan swasta.

Kegiatan ini menjadi upaya memberikan penguatan dalam mengelola dana revitalisasi dengan dibantu berbagai pihak seperti komite dan konsultan yang ditunjuk Satuan Pendidikan.

Selain bersumber dari Pemerintah,baik pusat maupun daerah, Pemda melaksanakan revitalisasi 12 satuan pendidikan bekerja sama dengan lembaga filantropi Happy Hearts Indonesia dan Pemerintah Australia secara bertahap. Saat ini  baru terealisasi sebanyak 6 satuan pendidikan, salah satunya di Montong Ba’an Selatan.(jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Iron Tegaskan, Jangan Bermain-main Dengan Uang Negara

Terkini

Iklan