Iklan

terkini

Bupati Iron, Makanan Bergizi Tidak Selalu Harus Mahal

Jejak Lombok
Wednesday, September 9, 2026, Wednesday, September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T12:24:05Z


jejaklombok.com -- Terbentuknya kepengurusan baru Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Lombok Timur diharapkan Bupati H. Haerul Warisin menjadi kekuatan baru dalam mengawal pemenuhan gizi masyarakat.


Menurutnya, keberadaan Persagi tidak semata-mata berkaitan dengan organisasi profesi, tetapi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.


Hal ini disampaikan saat menghadiri acara pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPC Persagi) Kabupaten Lombok Timur periode 2026–2031 yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (9/9).


Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai makanan bergizi dan beragam. 


"Makanan bergizi tidak selalu harus mahal," kata Bupati.


Yang terpenting adalah masyarakat memahami jenis makanan dan sumber pangan yang memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh.


"Jangan hanya kita merasa hebat di dalam organisasi, tetapi tidak hebat dalam melayani masyarakat. Keliling, berikan edukasi dan pendidikan tentang makanan beragam, tentang sumber gizi dan dari mana saja kita mendapatkannya," tegasnya.


Selain itu, Bupati juga menilai Lombok Timur memiliki potensi besar dalam menyediakan beragam bahan pangan.


Karena itu, pemenuhan gizi masyarakat perlu didukung melalui kolaborasi antara pemerintah, ahli gizi, dan para petani sebagai penyedia bahan pangan.


Ia mencontohkan bahwa hampir seluruh kebutuhan pangan dapat dikembangkan di Lombok Timur, meskipun masih terdapat komoditas tertentu yang membutuhkan penguatan sumber daya dan keahlian, salah satunya kedelai.


"Antara pemerintah, Persagi, dan petani yang menyiapkan beragam bahan makanan harus bisa berkolaborasi dan berjalan beriringan," ujarnya.


Bupati menegaskan bahwa perhatian terhadap pemenuhan gizi tidak boleh hanya ditujukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, maupun bayi dan balita.


Masyarakat secara umum juga harus mendapatkan akses terhadap makanan bergizi agar tetap sehat.


Ia berharap sinergi antara pemerintah dan Persagi semakin diperkuat, terutama dalam memberikan edukasi dan pendampingan di puskesmas, posyandu, maupun di tengah masyarakat.


Bupati juga meminta jajaran kesehatan untuk bekerja lebih cepat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Menurutnya, persoalan kesehatan dan gizi tidak dapat ditunda karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi mendatang.


"Teman-teman kesehatan harus bekerja cepat, bekerja keras, dan cepat melayani masyarakat. Tidak bisa nanti dulu," tegasnya.


Ia menambahkan, pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak, termasuk perkembangan otak.


Dengan asupan makanan yang bergizi, diharapkan anak-anak Lombok Timur tumbuh sehat, cerdas, dan mampu menjadi generasi yang diharapkan di masa depan.

Bupati pun menyambut baik kehadiran dan peran Persagi di Lombok Timur. Ia berharap keberadaan para ahli gizi dapat semakin memudahkan pemerintah dalam mengatur dan meningkatkan kualitas pemenuhan gizi masyarakat melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan kegiatan berbasis masyarakat.


Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, Persagi Lombok Timur diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor serta meningkatkan peran ahli gizi dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pelayanan gizi kepada seluruh lapisan masyarakat.(jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Iron, Makanan Bergizi Tidak Selalu Harus Mahal

Terkini

Iklan