jejaklombok.com -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat langkah strategis guna menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor perpajakan.
Hal itu diungkapkan kepala Bapenda Lotim, H. Hasni Kepada awak media di ruang kerjanya, kamis (10/9).
Dia menjelaskan, berbagai upaya progresif dilakukan untuk memastikan setiap potensi pendapatan daerah terkelola secara maksimal dan transparan.
Dalam menjalankan misi tersebut, pihaknya mengandalkan beberapa pendekatan seperti Intensifikasi Pajak, Ekstensifikasi dan Penggalian Potensi Pajak Baru.
Terhadap ketiga pendekatan tersebut, tim Bapenda secara aktif turun langsung ke lapangan untuk melakukan penagihan, mencakup sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga jenis pajak daerah lainnya.
Dia mengaku, petugas secara gigih mencari dan mendata potensi pajak baru mulai dari sektor perhotelan, restoran, hingga pemanfaatan air bawah tanah.
Sementara itu, Khusus untuk pemanfaatan air bawah tanah, Bapenda mulai menerapkan sistem meterisasi guna memastikan akurasi data dan keadilan pungutan pajak.
Melalui langkah-langkah progresif itu, potensi-potensi baru yang terjaring di lapangan tidak hanya didata, tetapi juga langsung diintegrasikan menjadi target penerimaan di tahun berjalan.
Hasni berharap, pendekatan proaktif tersebut mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah, sehingga roda pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan semakin optimal demi kesejahteraan masyarakat luas.(jl)


