jejaklombok.com -- Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Safwan,SE mengungkapkan, pihaknya sangat membutuhkan fasilitas keamanan jalan. Salah satunya ialah palang pembatas jalan (guard driil).
Pasalnya, Palang pembatas tersebut dinilai penting guna meminimalisir kecelakaan, terutama di area rawan kecelakaan.
"Fasilitas keselamatan jalan sangat kami butuhkan," ungkapnya kepada wartawan jejaklombok.com saat dikonfirmasi via WhatsApp pada kamis (30/7).
Dia menerangkan, fasilitas keselamatan jalan tersebut dibutuhkan pada jalan menikung yang ada jurang dan permukiman warga.
Dia menyebut pada ruas jalan tersebut biasanya dipasang patok atau guard driil.
Karena itu, pihaknya bakal mengusulkan beberapa fasilitas keselamatan jalan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) seperti, rambu-rambu, patok dan guard driil mengingat beberapa waktu lalu terdapat masyarakat yang terjatuh di Jembatan Penghubung Pancor-Sekarteja.
"Untuk sementara ini kami tidak ada pengadaan seperti itu, semoga ada solusi untuk ini supaya tidak ada kejadian lagi," ungkapnya.
Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Koperasi Lotim tersebut menyampaikan, jembatan penghubung pancor sekarteja tersebut masih dalam masa pemeliharaan Dinas PUPR.
Terlebih, sayap jembatan dan patok yang terpasang tersebut baru dikerjakan oleh dinas PUPR.
"Semoga saja untuk jembatan sekarteja bisa tertangani di Dinas PUPR tahun ini, karena masih penanganan dinas PUPR," harapnya.
Sementara itu, Kepala bidang Bina Marga menyampaikan, pihaknya masih mencarikan solusi untuk mengadakan fasilitas jalan tersebut.
"Masih saya carikan," singkat Kabid Bina Marga, Aprian Hadi, ST saat di konfirmasi wartawan via WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, Kabid Bina Marga belum memberikan jawaban lebih jauh terkait fasilitas jembatan tersebut.(jl)


