Iklan

terkini

Kabar Baik, IAIH Pancor Buka Program Pascasarjana

Jejak Lombok
Thursday, June 25, 2026, Thursday, June 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-25T03:50:46Z


jejaklombok.com -- Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 253 Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 12 Maret 2026, kampus Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor kini resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Magister (S2) Program Studi Studi Islam.


Kehadiran program pascasarjana tersebut menandai komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan Islam berkualitas bagi masyarakat.


Program Magister (S2) Studi Islam diharapkan mampu menjadi ruang pengembangan keilmuan Islam yang integratif, moderat, dan responsif terhadap tantangan zaman.


Direktur Pascasarjana IAIH Pancor, Prof. Dr. H. M. Taufik, M.Ag., menjelaskan menyampaikan, program magister tersebut dirancang dengan durasi pendidikan selama 4 semester.


Menariknya, biaya pendidikan di program ini dibanderol dengan harga yang lebih kecil dan murah, namun tidak murahan dari segi kualitas.


"Murah tapi tidak murahan," ucapnya.


Program pascasarjana ini, lanjutnya, telah terintegrasi dengan lingkungan pondok pesantren, yang menjadi ciri khas IAIH Pancor.


Dia menekankan bahwa proses pembelajaran di program magister tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan magister dengan model pemahaman yang mendalam.


"Di dalam proses harus berpikir radikal ya akhlatiyahnya, ini bersambung dengan kita mengkaji soal literasi Timur Tengah," ujarnya.


Dia menjelaskan, pendekatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan keislaman yang komprehensif, termasuk pemahaman tentang syariah, usul fikih, dan nilai-nilai Islam secara luas.


Kampus yang dipimpin TGB Zainul Majdi ini telah menyiapkan sumber daya pengajar yang kompeten untuk mendukung program pascasarjana ini.


Prof. Taufik mengungkapkan bahwa kampus ini memiliki lebih dari cukup tenaga pengajar, bahkan hingga tiga profesor yang siap mengajar dari berbagai disiplin ilmum


"Kalaupun kita menggunakan orang kita saja, sudah cukup," jelasnya.


Selanjutnya, Prof. Taufik menekankan, keahlian para dosen diharapkan sesuai dengan apa yang diharapkan, sekaligus memiliki kewenangan-kewenangan spesifik yang diorientasikan untuk memenuhi kebutuhan lembaga agar berkembang secara lebih cepat.


Program magister studi Islam yang akan bergelar akhir MSI ini dirancang dengan kelas yang berkarakter dan memiliki konsentrasi spesifik.


Prof. Taufik menyatakan optimisme bahwa dengan bantuan dari berbagai pihak, program ini dapat berjalan dengan baik.


"Saya yakin kita bisa, insyaallah, apalagi kalau teman-teman bantuin di kelas sekaligus kita bisa buka kelas itu berkarakter semua,"katanya.


Dengan hadirnya Program Magister (S2) Studi Islam, IAI Hamzanwadi Pancor semakin mempertegas perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak generasi intelektual Muslim yang berlandaskan nilai-nilai keilmuan dan keislaman.


Masyarakat dan para calon mahasiswa diundang untuk menjadi bagian dari perjalanan intelektual di kampus yang memiliki motto, Maju dalam Berbudaya, Terdepan dalam Ilmu dan akhlak.(jl)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kabar Baik, IAIH Pancor Buka Program Pascasarjana

Terkini

Iklan