Iklan

terkini

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Lotim Sasar Pemilih Pemula

Jejak Lombok
Friday, May 22, 2026, Friday, May 22, 2026 WIB Last Updated 2026-05-22T14:19:14Z



jejaklombok.com -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus memperkuat pendidikan demokrasi.


Kali ini, Bawaslu Lotim menyasar pemilih pemula melalui program Bawaslu Goes to School.


Acara tersebut digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Lombok Timur pada jum'at (22/5).


Pada kesempatan itu, Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Parmas dan Humas (P2H), Johari Marjan, M.Pd menyampaikan , melalui program Bawaslu Goes To School, Bawaslu memberikan pendidikan demokrasi sekaligus mengajak generasi muda sebagai pemilih cerdas dan kritis. 


"Memberikan informasi ia salah satunya goes to school ini, masuk ke pemilih pemula atau kelompok masyarakat memberikan informasi tentang apa yang harus kita lakukan sebagai warga negara dalam proses-proses demokrasi," ungkapnya saat memberikan edukasi demokrasi kepada siswa/i dihalaman Sekolah MAN 2 Lombok Timur.


Tidak hanya edukasi, Marjan juga mengajak pemilih pemula untuk berperan aktif sebagai pengawas partisipatif dalam tahapan pemilu. 


Sehingga meminimalisir potensi-potensi pelanggaran agar tercipta pemilu yang bersih dan menghasilkan pemimpin yang bersih pula.


"Adik-adik sebagai penerus bangsa, harus ada keterlibatan dalam proses demokrasi. Pengawasan partisipatif itu adalah bagian dari pencegahan terhadap pelanggaran pemilu," pesannya.


Lebih lanjut, Johari Marjan menjelaskan, Bawaslu memiliki tugas dan fungsi, salah satunya mengawasi setiap tahapan pemilu guna mengurangi terjadinya kecurangan/pelanggaran oleh penyelenggara teknis (KPU) dan peserta pemilu. 


"Bawaslu itu berfungsi sebagai pengawas supaya bisa meminimalisir terjadinya kesalahan, salah satu yang diawasi itu penyelenggara teknis yaitu KPU, yang kedua adalah peserta pemilu," Ujar Marjan



"Money politic itu tidak hanya berupa uang, di aturan terbarunya sembakau juga berupa pelanggaran money politic. Maka generasi muda harus berani merubah sistem demokrasi ini yang dianggap money politiknya tinggi," tambahnya.


Menurutnya, yang paling urgen disampaikan ialah tentang bagaimana demokrasi tersebut lebih baik, sehingga money politic harus dihindari.


Dia menegaskan generasi muda adalah harapan masa depan bangsa untuk berperan penting dalam menangkal berita bohong (hoaks). Mewujudkan demokrasi yang bersih, jujur, adil, dan berintegritas. (jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Lotim Sasar Pemilih Pemula

Terkini

Iklan