jejaklombok.com -- Dalam rangka tindak lanjut perjanjian kerjasama Pendidikan Pemilih antara KPU Kabupaten Lombok Timur bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur, Kepala Kantor Kemenag Lotim melaksanakan Sosialisasi dan Pembentukan Tim Kerja Kegiatan Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D), bersama Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKM MA) Se- Kabupaten Lombok Timur.
Sosialisasi dan Pembentukan Tim Kerja Kegiatan Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D), dilaksanakan di Rupatama Kantor Kemenag Lombok Timur.
Secara resmi, acara tersebut oleh Kepala Kantor Kemenag RI Kabupaten Lombok Timur, dilanjutkan dengan Sambutan Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur yang dalam hal ini disampaikan oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan.
Selanjutnya, acara Sosialisasi disampaikan oleh Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, dan Kasubag TU Kantor Kementerian Agama.
Adapun penyusunan Tim Kerja Kegiatan Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) dipandu oleh Kasubag TU Kemenag Lombok Timur sekaligus sebagai Ketua Tim Kerja terpilih secara aklamasi.
Dalam Sosialisasi dan Pembentukan Tim Kerja Kegiatan Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) adalah Kasubag yang membidangi Par humas dan SDM Sekretariat KPU Kabupaten Lombok Timur Bertindak sebagai moderator.
Dia memaparkan, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas menyampaikan mengenai latar belakang kerjasama pendidikan pemilih melalui Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D), maksud dan tujuan serta rincian program kerja dan bentuk kegiatan/aktivitas dalam format kerjasama yang akan dilaksanakan dan telah disepakati para pihak.
Sementara itu, konsep Ko kurikuler tema Generasi Demokrasi (Gen D) disampaikan oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan.
Dalam paparannya Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan menyampaikan bahwa dimensi profil lulusan yang ingin diperkuat dalam pendidikan pemilih melalui Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) sebanyak 4 dimensi yakni Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME, Kewargaan, Kolaborasi, dan Komunikasi melalui pengalaman pembelajaran sesuai 3 topik dari Panca Cinta (KBC) yakni Cinta Allah SWT dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama Manusia, serta Cinta Tanah Air.
Selanjutnya, Kasubag TU Kantor Kemenag Lombok Timur menyampaikan bahwa Demokrasi menjadi tanggung jawab kita bersama. Ditengah situasi kehidupan demokrasi seperti yang beliau kutip dari pendapat KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yakni "Demokrasi seolah olah", pendidikan pemilih melalui Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) "wajib" kita dukung, mengingat ini menjadi satu diantara yang dimaksud dengan hubbul wathan minal iman.
Adapun Tim Kerja Kegiatan Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) Tingkat Kabupaten Lombok Timur berhasil disusun dengan jumlah personel sebanyak 22 terdiri atas Pengarah sebanyak 6 yakni Kepala Kantor Kemenag RI Kabupaten Lombok Timur, serta Ketua dan anggota KPU Kabupaten Lombok Timur, Ketua dijabat oleh Kasubag TU Kantor Kemenag RI Kabupaten Lombok Timur, Sekretaris dijabat oleh plt.
Sekretaris KPU Kabupaten Lombok Timur dan 14 anggota yang terdiri dari KKM di Kabupaten Lombok Timur dan Pokjawas Madrasah.
Tim Kerja Kegiatan Ko kurikuler Generasi Demokrasi (Gen D) yang terbentuk selanjutnya akan bertugas menyiapkan Perencanaan Ko kurikuler dan Modul Generasi Demokrasi (Gen D) untuk diterapkan pada kelas XI Tahun Ajaran 2026/2027.(jl)


