Iklan

terkini

Gegara Administrasi, Bayi Pengidap Gizi Buruk Terlambat Ditangani

Jejak Lombok
Kamis, 07 April 2022, Kamis, April 07, 2022 WIB Last Updated 2022-04-07T01:46:51Z
Bupati Sukiman saat menggelar rapat kordinasi pada rabu (6/4).



Selong-- Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy mengaku gusar lantaran meninggalnya seorang bayi pengidap gizi buruk akibat terlambat ditangani. Keterlambatan tersebut, kata Bupati Sukiman disebabkan karena alasan administrasi, seperti BPJS kesehatan.

Menurutnya, hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi. Terlebih Lombok Timur memiliki sejumlah potensi yang dapat digerakkan untuk mengatasi persoalan tersebut, seperti UPT Penanggulangan Kemiskinan (UPTK), Tim Reaksi Cepat (TRC), Baznas dan dan potensi lainnya.

Seperti yang kerap ditekankan Bupati, disamping meningkatkan kordinasi, semua harus meningkatkan kepedulian demi mengoptimalkan seluruh potensi untuk memgatasi persoalan yang mendesak. Karena itu, Bupati Sukiman memerintahkan Sekda HM Juaini Taofik mengevaluasi TRC dan memperluas anggotanya.

Saat ini, Bupati Sukiman belum melihat semua OPD masuk kedalam tim, termasuk BUMD.

Selain evaluasi tersebut, Bupati juga meminta agar Sekda mengevaluasi disyribusi dana bantuann sosial oemerintah daerah. Ia mengarahkan agar bantuan sosial dalam bentuk fisik yang dapat ditunda agar dialihkan kepada LKSA yang dananya belum cair.

Berkaitan dengan itu, Bupati juga meminta dana tanggung jawab sosial (CSR) Bank NTB Syariah dapat dialokasikan untuk membantu LKSA.

Tidak hanya itu, Bupati Sukimman juga perintahkan kepada Dinas Sosial dan Dinas Ketahatan Pangan menyalurkan cadangan pangan pemerintah daerah kepada LKSA, demikian juga dengan Baznas Lotim.(hs) 


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gegara Administrasi, Bayi Pengidap Gizi Buruk Terlambat Ditangani

Terkini

Iklan