Jejak Terkini

Event di Hotel, Ruang Berkesenian Lebih Bermartabat

FIRE DANCE: Fire dance (tari api) menjadi bagian dari opening event Festival Pesona Senggigi yang digelar Dinas Pariwisata Lombok Barat di Holiday Resort.

GERUNG
-- Kehadiran sejumlah event di hotel yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Lombok Barat punya efek domino yang positif. Event-event yang diselenggarakan mampu mendongkrak staycation dan okupansi (tingkat hunian).

Kondisi inilah yang dialami hotel-hotel yang ada di kawasan wisata Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Sejumlah hotel yang didapuk sebagai lokasi event Festival Pesona Senggigi mengalami lonjakan staycation.

"Apa yang dilakukan Dispar Lombok Barat sudah tepat. Dampaknya sangat terasa dengan peningkatan staycation," ungkap GM Holiday Hotel and Resort, Ketut Jaya, belum lama ini.

Penyelenggaraan event di hotel pada gilirannya tak saja menggenjot okupansi. Lebih dari itu, beragam kegiatan berupa pentas seni dan budaya mempunyai marwah dan martabat tersendiri.

Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, event-event di Senggigi justru digelar di jalanan. Kondisi ini minim menyumbang tingkat staycation.

"Jalanan dan lalu lintas juga dibuat macet kalau yang dilaksanakan sebelum-sebelumnya. Langkah Dispar Lombok Barat menunjuk hotel sebagai lokasi event sudah tepat. Inilah yang kami perlukan," lanjutnya.

Ketut Jaya mengaku seluruh kegiatan yang digelar Dispar sejak Road To Festival Pesona Senggigi beberapa waktu lalu memiliki dampak yang luar biasa. Menurutnya, hal itu sangat membantu tingkat kunjungan khususnya di tempat pelaksanaan event.

Secara khusus, pihaknya menargetkan okupansi kembali mengalami lonjakan lewat staycation pengunjung. Ia berharap Dispar Lombok Barat dapat terus berkolaborasi dan meningkatkan kerjasama dengan semua stakeholder pariwisata yang ada di Lombok.


“Jika biasanya hari Sabtu saja baru penuh, tapi dengan adanya kegiatan ini bahkan dari Road to Festival Pesona Senggigi yang kemarin saja itu penuh. Sekarang dari hari Jum'at-Sabtu itu full booked,” ungkapnya di sela-sela gelaran Senggigi Electronic Dance Music Festival.

Senggigi Electronic Dance Music (SEDM) sendiri merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian Festival Pesona Senggigi sepanjang bulan Oktober ini. SEDM dimulai sejak pukul 13.00 WITA dengan menampilkan kolaborasi 10 orang Disc Jockeys (DJ) dari lima sekolah DJ ternama yang ada di Lombok.

Kehadiran DJ lokal ini diniatkan untuk mengangkat profesi DJ. Selain itu agar publik mengetahui bahwa di Lombok memiliki sejumlah DJ. Bahkan, ada beberapa sekolah DJ yang telah berdiri. 

SEDM juga dimeriahkan dengan penampilan atraksi fire dance dan firework.

Sementara itu Kepala Dispar Lombok Barat, Saiful Ahkam mengatakan, tujuan awal event ini menyambut perhelatan World Super Bike (WSBK) 2021. Tujuan lainnya meningkatkan lama tinggal  atau staycation pengunjung hotel yang ada di Senggigi.

Hal itu, katanya, sangat dibutuhkan untuk pemulihan kepariwisataan di kawasan Senggigi yang sedang mulai menggeliat. Kondisi ini setelah status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level I mulai diterapkan beberapa waktu lalu.

"Sekali lagi tujuan kita jangka pendeknya itu adalah staycation. Apapun jenis eventnya kalau tujuannya tercapai ya saya kira kita secara kualitatif, ya kita dianggap berhasil," jelasnya.

Jika dalam gelaran pembuka ini, Festival Pesona Senggigi memberikan suguhan bernuansa modern dengan musik elektronik dan fire dance, dalam rangakaian event selanjutnya pada tanggal 22-24 Oktober mendatang akan dilanjutkan dengan gelaran yang bernuansa tradisional. Konsep ini sengaja dipilih untuk memberikan warna pada atraksi-atraksi wisata yang ada di Senggigi.

"Hal pokok lainnya adalah variasi. Varian dari kegiatan kita, kita punya empat main event. Hari ini kita ke lebih modern, selanjutnya akan ada gelaran yang basisnya kultur tradisional, ada juga sifat nya kontemporer. Jadi kita ingin memperkaya Senggigi ini dengan seluruh energi yang ada," terang Ahkam.

Dalam Festival Pesona Senggigi tahun ini, ada empat lokasi penyelenggaraan dengan kegiatan yang berbeda-beda. Sebagai opening kegiatan SEDM berlangsung di Holiday Resort Lombok pada 10 Oktober kemarin.

Menyusul kegiatan lainnya diselenggarakan di Aruna Hotel pada 22-24 Oktober. Di sini ada sejumlah kegiatan seperti festival tari dan lain sebagainya.

Lalu di Killa Senggigi Beach Hotel pada tanggal 29 Oktober, Dispar Lobar bakal membakar semangat pengunjung lewat fire dance dan mixology.

Sebagai lokasi terakhir yakni di Jayakarta Lombok Beach Resort & Spa akan diselenggarakan lomba merias pengantin sekaligus pertunjukan fesyen pada 30 Oktober 2021. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar