Jejak Terkini

Mati di Sawah, Wajah Perempuan Ini Berlumur Darah

Mati di Sawah, Wajah Perempuan Ini Berlumur Darah
IDENTIFIKASI: Polisi mengidentifikasi awal penyebab kematian Inaq Warni yang mati di sawahnya.

PRAYA
-- Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan meninggal dunia di sawah miliknya. Sosok perempuan itu adalah Inaq Warni.

Ia ditemukan tak bernyawa oleh anaknya sekitar pukul 19.30 WITA, Minggu (1/8/2021) kemarin. Sawah perempuan ini sendiri berada di Dusun Bare Untung Desa Bujak Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah.

Mayat Inaq Warni ditemukan tergeletak di areal persawahan miliknya oleh anak kandungnya, Martawan.

Kapolsek Batukliang Iptu Gede Gisiyasa beserta Bhabinkamtibmas Desa Bujak dan Fungsi Polsek Batukliang segera menuju lokasi kejadian setelah mendapat laporan masyarakat. Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Penyebab meninggalnya Inaq Warni sejauh ini masih dalam proses penyelidikan. Saat ditemukan oleh anaknya,muka perempuan tua itu berlumur darah.

"Muka korban dipenuhi darah saat anaknya Martawan berusaha mengangkat kepala mayat ibunya. Martawan seketika kaget melihat ada darah di muka ibunya," jelasnya. 

Kepada polisi, Marwan mengaku jika ibunya memang kerap pergi ke sawah melihat tanaman padi dan kacang tanah yang ditanaminya. Namun karena hingga Magrib belum pulang, Martawan mencari ibunya ke beberapa rumah keluarga tetapi tidak ada. 

"Saksi berinisiatif mencari ibunya ke sawah miliknya yang tidak jauh dari rumahnya. Di sana Martawan menemukan ibunya terlentang dengan posisi miring di pematang sawah," jelasnya.

Setelah mengangkat kepala ibunya, Martawan melihat ada darah di muka ibunya. Kontan ia melepasnya lagi kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Setelah dilakukan olah TKP oleh Unit Identifikasi Polres Lombok Tengah dan Polsek Batukliang , jenazah Inaq Warni kemudian dibawa ke Puskesmas Mantang untuk dilakukan identifikasi awal. 

"Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk dilakukan otopsi," tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar