Jejak Terkini

7 Alasan Tete Batu Wakili Indonesia di UNWTO 2021

ASRI: Pemandangan berupa gunung sawah terasering nampak asri dari Desa Tete Batu.

SELONG
-- Pemerintah memilih tiga desa di seluruh Indonesia sebagai perwakilan di ajang The Best Village Tourisme. Ketiga desa itu nantinya bakal berkompetisi dengan semua desa seantero dunia pada lomba yang digelar UNWTO.

Sejauh ini, Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 desa yang menjadi perwakilan. Desa itu yakni Tete Batu yang berada di Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Banyak alasan menjadikan desa wisata tertua di NTB ini sebagai wakil Indonesia. setidaknya ada 7 alasan paling mendasar terpilihnya Tete Batu di ajang tersebut.

1. Hutan

Tete Batu berada tepat di selatan Gunung Rinjani. Kawasan hutan di desa ini berkontribusi terhadap perubahan iklim global.

Hutan hujan Tetebatu memiliki peran penting dalam mengatasi pemanasan global saat Ini. Selain itu, hutan selatan Rinjani di Tetebatu merupakan rumah bagi flora dan fauna endernik nasional. 

2. Perdamaian Dunia 

Melihat keberagaman berbagai suku, agama, budaya dan latar belakang wisatawan yang berkunjung ke Desa Tete Batu, desa wisata satu ini dijadikan representasi perdamaian dan kerukunan internasional dalam konteks daerah pedalaman. 

3. Pergeseran Paradigma

Di desa ini ada pergeseran paradigma lokal dalam hal pariwisata negatif. Desa Tete Batu memperkenalkan dan mempromosikan nilai nila pariwisata yang melibatkan tokoh agama, budaya, tokoh masyarakat setempat untuk mengatur kesetaraan individu, hak, dan kesempatan yang sama dalam kesetaraan gender. 

4. Keaslian Desa 

Keindahan alam, budaya dan tradisinya di Tete Batu masih tetap dilestarikan. Masyarakatnya sangat ramah dan terbuka dengan pengunjung menjadikan nilai tambah.

Kondisi ini dapat membuat wisatawan nyaman dan aman ketika berkunjung ke desa ini. 

5. Pelopor Desa Wisata

Tete Batu tercatat sebagai salah satu desa pelopor wisata di Kawasan Timur Indonesia sejak kedatangan dr. Soedjono pada tahun 1920. Desa ini telah menjadi rumah bagi pengunjung dari seluruh dunia di Lombok yang difasilitasi Soedjono. 

Kondisi ini berawal dan aktivitas pengunjung yang menjadi cikal bakal Desa Tete Batu diperhatikan dan memotivasi perkembangan desa wisata lainnya di kawasan timur Indonesia sebagai daerah eksplorasi lanjutan. 

6. Memiliki Pendidikan Anak Usia Dini (Sekolah PAUD Pariwisata

Menariknya, Tete Batu memiliki PAUD Pariwisata (taman kanak kanak). Dimana seluruh rangkaian kegiatan mengenalkan lingkungan, budaya, dan toleransi telah diperkenalkan sejak dini. 

7. Kehidupan Lokal yang Harmonis

Secara ekonomi dan sosial budaya, Desa Tete Batu memiliki interaksi kehidupan yang harmonis. Suasana desa yang damai ini sangat ideal bagi pengunjung yang ingin beristirahat di desa ini. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar