Iklan

terkini

Shopia Lusia, Pulau Terluar di Lobar, Begini Kondisinya

Jejak Lombok
Tuesday, June 1, 2021, Tuesday, June 01, 2021 WIB Last Updated 2021-06-01T05:10:40Z

PATROLI: Jajaran Polsek Sekotong ketika memantau kondisi Gili Sepatang atau Shopia Lusia yang berbatasan dengan perairan Australia.

GERUNG
-- Pernah dengar nama Gili Sepatang? Pulau ini tercatat sebagai gili terluar lokasinya dari perairan Kabupaten Lombok Barat.

Secara administratif, Gili Sepatang merupakan daerah Dusun Panggang, Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong. Pulau ini oleh orang asing biasanya disebut Shopia Lusia.

Senin pagi (31/5) kemarin, jajaran Polsek Sekotong memantau situasi pulau tersebut. Pemantauan dilakukan demi memastikan pulau ini masih aman dan tidak dalam jangkauan pihak asing.

Shopia Lusia terletak dan berbatasan langsung dengan laut Australia. Nama Shopia Lusia juga disematkan oleh orang-orang Australia terhadap pulau ini.

“Di Lombok Barat, terdapat pulau terluar yang dikenal dengan nama Sepatang, atau orang Australia menyebutnya dengan nama Shopia Lusia,” ungkap Kapolsek Sekotong, IPTU I Kadek Sumerta.

Keberadaan pulau ini dipastikan tak berpenghuni. Kendati demikian, pemantauan rutin dilaksanakan seminggu sekali melalui pos pantau terluar demi memastikan pengawasan pulau tersebut.

Pemantauan kondisi Gili Sepatang disebutnya yang paling memungkinkan dilakukan di Pos Pantau Dusun Panggang Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong. Kondisi akses jalan menuju pos pantau pulau terluar ini cukup sulit lantaran kondisi jalan tanah dan medan berbukit.

Untuk sampai di pos pantau itu saja, pihaknya harus memutar terlebih dahulu. Namun bila tidak ingin memutar, bisa melewati salah satu muara di Buwun Mas.

"Itupun baru bisa dilewati bila air laut sedang surut,” jelasnya.

Adapun pemantauan pulau terluar adalah untuk mencegah adanya aktivitas warga, yang bisa membahayakan keselamatan. Terpenting adalah tidak ada aktivitas di pulau ini.

Sumerta menegaskan, aktivitas ini bakal terus dilakukan. Ini semata-mata demi mengamankan pulau itu dari jamahan pihak asing dan kedaulatan NKRI.

Tak hanya bertutur tentang kondisi Gili Sepatang, Sumerta juga membeberkan kondisi pos pantau. Ia menyebut pos pantau ini masih jarang dijamah manusia.

“Terdapat dua lokasi pemantauan, diantaranya melalui bukit dengan menggunakan teropong atau mendatangi langsung lokasi melalui Pantai Panggang,” katanya.

Ia berharap, melalui pemantauan pulau terluar ini, tidak ada pihak-pihak asing yang mengusik kedaulatan NKRI, dan situasi kamtibmas di tempat terpencil ini tetap dalam keadaan aman. (jl)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Shopia Lusia, Pulau Terluar di Lobar, Begini Kondisinya

Terkini

Iklan