728x90

ad

Sempat Libur, Dispar Lobar Kembali Aksi Bersih-bersih

GOTONG ROYONG: Jajaran Dispar Lombok Barat dan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Rindu Buncit.

GERUNG
-- Setelah libur selama Ramadan dan Lebaran, Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar) pagi tadi, Jumat (28/5), kembali menggelar program rutin aksi bersih-bersih tempat wisata. 

Lokasi bersih-bersih kali ini bertempat di Pantai Rindu Buncit, Dusun Buncit Desa Lembar.

Ditemui di lokasi, Sekretaris Dispar Lobar Hj Yohana mengatakan, aksi ini adalah yang perdana pasca lebaran. Dimana lokasi yang dipilih sangat tepat, karena potensi dari pantai ini sangat menarik. 

"Pertama, walaupun tidak turun selama Ramadan dan lebaran, bukan berarti aksi bersih-bersih kita di lokasi wisata stop sampai di situ. Ini adalah program jangka panjang," ucapnya.

Program ini bertujuan bukan hanya bersih-bersih saja. Namun juga untuk tetap bisa bersinergi dengan pelaku wisata serta masyarakat sekitar. 

Aksi ini sekaligus menjadi stimulus bagi masyarakat yang lain tetap peduli pada daerah wisata. 

Ia juga mengatakan, Dispar Lobar akan terus berupaya menyentuh semua kawasan wisata yang ada di Lobar. Langkah ini dilakukan sambil mendengar, berdiskusi tentang aspirasi dan pengembangan pariwisata dengan para pelaku.

"Ini kita lakukan hingga menemukan spot-spot wisata baru yang punya potensi untuk dikembangkan," imbuhnya.

Potensi Pantai Rindu Buncit biasanya dijadikan sebagi tempat balap kuda dan paralayang. Lingkungan alam sekitar juga sangat cocok buat santai bareng keluarga.

Kawasan ini disebutnya perlu dipoles lagi dan atraksi-atraksinya dipatenkan. Dengan demikian, destinasi ini ke depan bisa berpeluang bersaing dengan spot wisata lainnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Lembar Saimah yang ikut dalam aksi bersih-bersih mengungkapkan, dengan atraksi alam yang indah dan ramah hingga atraksi unik, ia yakin spot ini sangat layak bisa dipromosikan. Destinasi ini juga perlu diketahui oleh orang banyak.

"Kami punya atraksi yang unik, setidaknya dua hari dalam seminggu kami adakan balap kuda," ujarnya.

Atraksi ini disebutnya menjadi potensi luar biasa. Atraksi ini diyakini pula bisa berimbas positif bagi masyarakat sekitar khususnya yang berdagang sekitar pantai.

"Makanya kemarin kami ajak pak Kadis ke sini, diskusi kecil-kecilan tentang potensi yang ada. Alhamdulillah respon beliau baik. Mungkin selanjutnya kita bisa diskusi lebih dalam lagi tentang pengembangannya seperti apa," harapnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar