728x90

ad

Lagi, Mahasiswa Lotim Kecam Zionis Israel

SOLIDARITAS: Mahasiswa Lombok Timur kembali menggelar unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas bagi warga Palestina.

SELONG
-- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Lombok Timur (Formastim) melakukan aksi solidaritas terhadap Palestina. Mahasiswa ini mengutuk aksi Israel terhadap tanah Al-Quds tersebut.

Dalam orasinya, Koordinator Umum Aksi, Ade Putra Kurniawan menuntut Pemkab Lombok Timur bersikap terhadap penderitaan yang dialami warga Palestina. Dibanding Pemprov NTB dan Pemkab Loteng, keduanya sudah lebih dulu menyatakan sikap. 

Karena itu, dirinya beserta massa aksi meminta dengan tegas agar bupati setempat menyatakan sikap terhadap peristiwa di Palestina.

"Lombok Timur dengan pemimpinnya yang ahli dalam agama justru belum menyatakan sikap," tuntutannya.

Tidak hanya menuntut bersikap, bupati setempat juga diminta turut memaksimalkan donasi bagi penderitaan warga Palestina.

Kebijakan itu, lanjutnya, tidak hanya ditujukan kepada aparatur sipil negara (ASN). Namun juga untuk masyarakat Lotim. 

Lewat kebijakan seperti ini, pihaknya berharap akan ada dampak signifikan bagi warga Palestina.

Terhadap permintaan itu, Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy melalui Sekda HM Juaini Taofik menyatakan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengecam perlakuan zionis Israel kepada Palestina. 

Bentuk nyata tindakan masyarakat sipil dengan kesadarannya telah mengirimkan donasinya kepada Palestina. Hal itu menurut Sekda merupakan salah satu efek dari tindakan aksi solidaritas yang dilkukan oleh para mahasiswa.

Atas dasar itu, Sekda Lotim mewakili pimpinan daerah berterima kasih kepada mahasiswa. Mereka dianggap telah membantu pemerintah daerah dengan melakukan aksi unjuk rasa.

"Di Lotim, dengan civil society kita sangat luar biasa. Salah satu masjid telah mengirimkan donasinya ke Palestina senilai Rp 16 juta dan saya yakin ini merupakan buah dari aksi para mahasiswa," tutupnya. (hs)

Posting Komentar

0 Komentar