728x90

ad

Heboh Isu Diculik, Anak Ini Ternyata Ogah Balik ke Pondok

HOAKS: Satreskrim Polres Lombok Tengah saat memeriksa anak yang dikabarkan diculik ternyata mengaku kabar itu hanya hoaks.

PRAYA
-- Sat Reskrim Kepolisian Resor Lombok Tengah memeriksa seorang anak yang dikabarkan sebagai korban penculikan, Minggu (23/5).

Dalam pemeriksaan di ruang PPA Sat Reskrim Polres Lombok Tengah, anak atas nama Muhammad Winki Farel Hidayat mengaku tidak pernah diculik. Ia menepis kabar yang beredar di media sosial Facebook.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP I Putu Agus Permana mengungkapkan, beberapa hari ini media sosial Facebook dihebohkan dengan kabar penculikan seorang anak.

Atas informasi tersebut, jajaran Sat Reskrim Polres Lombok Tengah kemudian melakukan penelusuran. Polisi memintai keterangan orang tua anak itu.

"Anak tersebut ternyata bukan korban penculikan, dia (Muhammad Winki Farel Hidayat) hanya tidak mau kembali sekolah di pondok pesantren," jelasnya.

Saat pemeriksaan yang langsung didampingi ibu kandungnya, Muhamad Winki Farel Hidayat mengaku bahwa kabar dirinya diculik adalah hoaks.

"Sepertinya anak itu keenakan liburan di rumah sehingga enggan balik lagi ke pondok pesantren tempatnya disekolahkan oleh kedua orangtuanya," ujarnya.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat agar lebih bijak lagi bermedia sosial agar terhindar dari informasi bohong (hoaks). Teliti terlebih dahulu jika ada postingan yang ingin dibagikan, serta jangan terlalu cepat percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.

"Jangan sembarangan membuat postingan di media sosial. Karena, unggahan kita itu akan dibaca oleh ribuan bahkan jutaan warga media sosial," pesannya.

Namun demikian sisi lain diharapkan peran orang tua dalam meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Ini penting guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar