728x90

ad

Demo, Himmah NWDI Sebut Ritel Modern Jual Produk Israel

DEMONSTRASI: Massa aksi dari Himmah NWDI berdemonstrasi mengajak produk Israel diboikot.

SELONG
-- Agregasi Israel ke Palestina benar-benar dihujani kecaman masyarakat internasional. Aksi simpati terhadap Palestina terus berdatangan terutama dari negara-negara mayoritas berpenduduk muslim.

Senin (24/5), Himpunan Mahasiswa (HIMMAH) NWDI menyuarakan keprihatinannya terhadap Palestina. Keprihatinan ini ditunjukan dengan aksi demonstrasi.

Koordinator umum aksi, Zaeni Hasyari mengatakan, pihaknya menyuarakan agresi Israel ke Palestina sama dengan menyuarakan UUD 1945. Yakni menyeruarkan kemerdekaan sebagai hak segala bangsa.

'Atas alasan apapun, penjajahan di muka bumi harus dimusnahkan," ucapnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak melupakan sejarah. Palestina disebutnya memiliki peran penting dalam kemerdekaan Indonesia.

Negara ini salah satu yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia di bawah agresi kolonial.

Ajakan ini disebutnya cukup berdasar lantaran Pemkab Lombok Timur dinilai belum memiliki sikap dalam melihat persoalan itu. Lataran hal tersebut, dirinya mendesak segara untuk bersikap.

Salah satu tuntutannya yakni memboikot produk negara Zionis tersebut. Terlebih barang-barang tersebut banyak ditemukan di ritel modern. 

Hal itu disebutnya sejalan dengan janji pasangan Sukma (Sukiman - Rumaksi) sebagai pemegang kebijakan di daerah ini. Kebijakan tersebut yakni ingin menutup dan menghentikan izin ritel modern.

Namun ia menuding pasangan itu dengan alasan politis mengkhianati janji. Alih-alih menepati janji, pasangan Sukma justru memberikan izin.

Menurutnya, sampai saat ini setidaknya ada 80 ritel modern di Lombok Timur. Keberadaan ritel ini disebutnya membunuh produk UMKM. 

"Lebih buruk lagi, ritel modern ini banyak menjual produk Israel," sebutnya.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Lombok Timur, Mahsin Munawar saat menemui masa aksi menyampaikan, pihaknya sepakat dengan hal tersebut. Hal itu dibuktikan dengan penandatanganan tuntutan aksi yang bermaterai 10 ribu.

"kita mengutuk perbuatan Israel,dan pemerintah sangat serius, dan Pemkab Lotim siap membaoikot produk Israel," ucapnya. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar