Jejak Terkini

Tempuh Perjalanan Jauh, Perempuan Ini Tewas Dalam Bus

MENINGGAL: Perempuan bernama Nurhayati sudah meninggal saat dibawa ke Puskesmas Pototano.

TALIWANG
--  Nurhayati meregang nyawa dalam kondisi tak biasanya. Ia mengembuskan nafas terakhirnya di dalam bus kala menempuh perjalanan.

Perempuan 31 tahun ini sedianya menaiki bus Rasa Sayang jurusan Surabaya-Bima. Gejala perempuan asal Dusun Rasa Nae Utara Desa Bakajaya Kecamatan Woja Kabupaten Dompu sejak di perjalanan sudah tak sehat.

"Dari perjalanan lintas Pelabuhan Padang Bae menuju Lembar sudah mengalami kesakitan di perut. Ia muntah-muntah dan sesak nafas," ungkap sopir bus Rasa Sayang, Hairudin, Jum'at (2/4).

Sopir asal Bima yang merasa punya tanggung jawab atas penumpangnya ini lantas mengabarkan ihwal kematian Nurhayati. Perempuan itu meninggal dalam perjalanan Pelabuhan Kayangan menuju Pototano

Kepolisian Resor Sumbawa Barat mendapatkan laporan dari supir bus itu kontan bereaksi. Satreskrim Polres Sumbawa Barat pun menuju lokasi.

"Setelah mendapatkan laporan dari supir bus anggota Piket Reskrim dan anggota Identifikasi Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat menuju ke TKP," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono.

Herman menjelaskan, Nurhayati saat melintasi Kayangan-Pototano menaiki kapal Ferry KMP Marina Quinta. Sementara Hairudin melaporkan kejadian tragis itu sekitar pukul 17.45 WITA kemarin.

"Ia melapor ke Polsek KP3 Pototano," ucapnya.

Setelah korban dinyatakan sudah meninggal dunia, ia kemudian dibawa ke Puskesmas Pototano. Ini dilakukan untuk pemeriksaan awal.

Dari hasil keterangan dokter Salwan Ribama yang bertugas di Puskemas menerangkan, tidak ada tanda kekerasan ataupun luka lebam di tubuh jenazah.

"Selanjutnya kami menunggu pihak keluarga dari Dompu menjemput jenazah agar dibawa ke rumah duka," tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar