Bupati Sukiman Ingatkan OPD Optimalkan Pengawasan Internal

HM Sukiman Azmy

SELONG
-- Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy mengingatkan agar mengoptimalkan pengawasan internal. Hal itu disampaikan pada rapat terbatas bersama 17 OPD lingkup Kabupaten Lombok Timur, Jum'at (23/4).

Peringatan tersebut dilontarkan didasari hasil uji petik pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan tahun 2020. Ia menyebut 24 catatan temuan BPK kali ini menurutnya sama kualitasnya dengan temuan tahun sebelumnya dan telah pula diklarifikasi masing-masing OPD. 

Namun demikian Bupati mengingatkan agar ke depan temuan-temuan serupa tidak terulang kembali.

Tidak hanya itu, Bupati meminta kepada Inspektorat agar mempelajari kembali seluruh temuan dan memberikan pemahaman kepada seluruh OPD. 

Bupati Sukiman meminta kepada beberapa OPD yang tidak menjadi sampel tahun ini diingatkan agar tidak terulang temuan serupa. Sebab temuan-temuan tersebut sudah pula terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Selanjutnya, Bupati Sukiman mereview 24 catatan BPK seperti penatausahaan retribusi pengendalian menara telekomunikasi, kelebihan pembayaran intensif pajak dan retribusi. Begitu juga dengan pengeloaan aset, laporan pengelolaan bansos, hingga kelebihan pembayaran gaji dan tunjangan ASN serta PAD yang terlambat disetorkan ke kas daerah.

Selain membahas temuan BPK, Bupati kembali memberikan tenggat waktu kepada pejabat yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayan Penyelenggara Negara (LHKPN) paling lambat 1 Mei. 

Berdasarkan laporan Inspektur sesuai hasil rapat koordinasi dengan KPK beberapa waktu lalu, masih ada pejabat Lombok Timur yang belum menyampaikan LHKPN-nya. Bupati menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang belum menyampaikan LHKPN sesuai batas waktu yang telah ditetapkan. (hs)

Posting Komentar

0 Komentar