Jejak Terkini

Antisipasi Teror, Tiga Warga Sumbawa Bawa Sajam

ANTISIPASI: Petugas gabungan dari TNI/Polri menggelar razia anti teror di Pelabuhan Pototano.

TALIWANG
-- Anggota Kepolisian Resort Sumbawa Barat mengamankan barang bukti tiga senjata tajam di Pelabuhan Pototano Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (3/4). 

Tiga pemilik senjata tajam pun diperiksa. Ketiganya tertangkap tangan membawa senjata tajam berupa parang dalam razia berskala besar.

Salah satu pembawa Sajam ini adalah supir kendaraan pengangkut barang.

"Tiga orang yang diperiksa yaitu RJ asal Labuan Badas, seorang supir yaitu B asal Gontar, dan R asal Dompu," ungkap Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono, Minggu (4/4).

Kepolisian Resort Sumbawa Barat menggelar razia berskala besar di jalan masuk Pelabuhan Pototano. Razia digelar alam rangka antisipasi terjadinya aksi teror di wilayah tersebut. 

Patroli berskala besar dihadiri dan dipantau Dandim 162/Sumbawa Barat, Letkol Czi Sunardi, Danki Brimob AKP Sulaiman, dan sejumlah pejabat dijajaran Polres Sumbawa Barat.

Dipimpin Kabag Ops AKP Iwan Sugianto SH, patroli berskala besar menyasar senjata tajam, bahan peledak, miras dan potensi tindak pidana lainnya. 

Ia mengatakan, anggota harus tetap siaga dan berhati-hati walaupun dalam situasi yang kondusif dan landai saat ini di Sumbawa Barat. 

"Kita harus tetap siaga dengan situasi saat ini yang sedang berkembang dan tidak boleh under statemen walaupun saat ini masih aman," katanya.

Ia berharap anggota tetap berhati-hati dalam melaksanakan tugas dan mengutamakan keselamatan diri.

Dalam razia yang digelar di pintu jalur masuk dan jalur keluar Pototano, anggota memeriksa kendaraan roda dua, roda empat yang keluar masuk. Cara ini dianggap sebagai upaya mencegah terjadinya tindak pidana seperti curanmor, narkoba, senjata tajam dan barang lainnya. 

"Senjata tajam diamankan karena sangat berbahaya, ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana," ungkapnya.

Demikian jika terdapat bahan peledak, miras, dan barang-barang lainnya akan langsung diamankan. Sementara pemiliknya akan diedukasi dan diberi pemahaman tentang kepemilikan barang-barang berbahaya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar