Iklan

terkini

Ayo Berantas Limbah Covid-19

Jejak Lombok
Senin, 15 Maret 2021, Senin, Maret 15, 2021 WIB Last Updated 2021-03-15T07:40:51Z

SAMPAH: Kondisi sampah mengotori lingkungan tempat tinggal kita kian tak terkendali.

GERUNG
-- Limbah medis Covid-19 rupanya menjadi atensi Pemkab Lombok Timur. Keberadaan limbah ini volumenya cukup signifikan.

Lantaran itu, Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid dalam workshop penanganan sampah infeksius mengajak masyarakat peduli dengan limbah tersebut. Limbah ini merupakan hasil rumah tangga bekas alat-alat Covid-19.

Ajakan ini disampaikan dalam pertemuan di Aula Kantor Bupati di Gerung, Senin, (15/3).

Kegiatan workshop tersebut dilakukan secara offline dan online dengan Direktur Eksekutif Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) Dini Widyaastuti selaku penyelenggara.

Fauzan khalid dalam sambutannya mengatakan, ilmu yang didapat melalui workshop dapat ditularkan ke masyarakat. Caranya dengan memberikan contoh pola penanganan limbah Covid-19 yang membahayakan yang dapat menyebabkan munculnya virus.

Selain itu, camat dan kades yang hadir juga diharapkan mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat di desa masing masing. Langkah ini untuk memberikan pemahaman kesadaran masyarakat bahayanya limbah medis rumah tangga dan dapat disebarluaskan ke masyarakat lain.

Workshop diikuti oleh 3 kecamatan yakni Kecamatan Gerung, Kuripan dan Kediri. Workshop ini diikuti terdiri dari 15 desa, 10 puskesmas dan 10 SD. (jl)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ayo Berantas Limbah Covid-19

Terkini

Iklan