Iklan

terkini

Wujudkan Imunitas Kelompok, Wagub NTB Minta Proses Vaksinasi Covid-19 Dipercepat

Jejak Lombok
Monday, February 8, 2021, Monday, February 08, 2021 WIB Last Updated 2021-02-08T00:46:11Z

DISTRIBUSI: Vaksin Covid-19 terus di-drop ke kabupaten kota demi mempercepat proses vaksinasi.

MATARAM
--Dalam rangka mempercepat imunitas kelompok atau kekebalan masyarakat guna memutus mata rantai penularan Covid 19, Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah mengajak jajaran kesehatan dan Satgas Covid 19 melakukan percepatan proses  vaksinasi Covid-19. Percepatan ini hingga menyentuh seluruh kelompok sasaran warga masyarakat yang wajib vaksin.

"Meski vaksinasi saat ini sudah sesuai target yang direncanakan. Namun  kita ingin ada percepatan untuk memutus mata rantai penularan Covid 19," jelasnya, Jumat (5/2).

Lewat percepatan ini, lanjutnya, diharapkan terbentuknya imunitas kolektif seluruh warga. 

Sesuai target vaksinasi Covid-19 di NTB akan menyasar sekitar 3 juta masyarakat, yang dibagi menjadi 3 timeline. Vaksinasi ini dalam rentang waktu paling cepat 1 tahun atau paling lama selama 15 bulan.

Vaksinasi rahap I menyasar tenaga kesehatan pada bulan Januari-Februari sebanyak 27.894 orang. Selanjutnya Tahap II akan menyasar para petugas pelayanan publik, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), wartawan, pengelola dan pelayanan publik di sektor pariwisata, jasa transportasi maupun sektor pelayanan publik lainnya pada bulan Maret-April, sebanyak 285.804 orang.

Dan terakhir tahap III, vaksinasi akan menyasar masyarakat umum pada bulan Mei-Desember 2.743.611 orang.

Baik pejabat dan petugas sektor pelayanan publik maupun warga masyarakat umum mendapatkan pelayanan vaksinasi yang sama, secara prosedur maupun jenis dan kualitas vaksin yang sama.

Wagub meminta agar proses vaksinasi yang telah dijadwalkan tersebut bisa dipercepat pelaksanaannya, sehingga dalam rentang waktu kurang dari satu tahun ini, vaksinasi sudah menyentuh seluruh warga masyarakat.

Untuk itu, Rohmi memerintahkan jajaran kesehatan menyiapkan seluruh sumber daya dibutuhkan. Baik dengan menambahkan vaksinator maupun penyediaan vaksin dan  perangkat pendukungnya.

Menurut Rohmi kunci untuk memutus mata rantai penularan Covid 19, selain upaya 5 T, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, menurutnya vaksinasi adalah salah satu upaya tepat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. 

"Karena dengan mempercepat proses vaksinasi tersebut, maka akan terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok, sehingga penularan  juga bisa dicegah," tegasnya.

Selain itu, untuk jumlah tracing, Rohmi meminta kepada petugas kesehatan melakukan tracing lebih banyak. Sementara untuk testing, ia meminta agar memanfaatkan semaksimal mungkin Rapid-test Antigen. 

"Adanya Rapid-test Antigen ini adalah angin segar bagi kita. Dengan ini maka kita bisa tracing lebih cepat dan lebih banyak. Rapid-test Antigen harus dipakai di semua Kabupaten dan Kota," pintanya. 

Kepala Dinas Kesehatan NTB, H Lalu Hamzi Fikri menjelaskan, pihaknya sedang berupaya optimal untuk melalukan percepatan vaksinasi dan memperbanyak tracing.

Saat ini, vaksinasi untuk tenaga kesehatan di seluruh NTB telah mencapai 36 persen. Artinya telah sesuai target awal. 

Namun untuk percepatan vaksinasi kedepan, pihaknya juga telah menargetkan penyediaan 3000 tenaga vaksinator dengan sasaran masyarakat umum sejumlah 2.743.611 atau 5.487.222 suntikan. 

"Kedepan vaksinasi ini kita akan adakan percepatan. Sebelum februari vaksinasi Tenaga Kesehatan harus kita tuntaskan," jelasnya. 

Untuk tracing sendiri, Dinas Kesehatan NTB akan menggenjot prosesnya agar memenuhi standard WHO 20-30 orang dalam sekali tracing. 

"Paling tidak 1 orang tracing sampe 20orang. Harus tetap kita usahakan meski susah," jelas mantan direktur RSUD NTB tersebut. 

Hingga saat ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di NTB sejumlah 7.717, sembuh sejumlah 5.891 (76,3 persen), Dirawat 1.487 (15,3 persen), dan meninggal 339 (4,4 persen). (jl)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Wujudkan Imunitas Kelompok, Wagub NTB Minta Proses Vaksinasi Covid-19 Dipercepat

Terkini

Iklan