728x90

ad

Tebing Tanjakan Alberto Senggigi Amblas

AMBLAS: Talud pembatas jalan di atas Kafe Alberto Senggigi amblas.

GERUNG
--Tebing pembatas jalan di tanjakan Kafe Alberto Dusun Batubolong Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar Lombok Barat amblas. 

Disinyalir runtuhnya tebing bersama pembatas jalan itu akibat kontur tanah yang labil. Belum lagi selama sepekan terakhir intensitas hujan cukup tinggi. 

Praktis, kondisi ini menyebabkan kadar air di dalam tanah makin tak sanggup dibendung. Setidaknya ada sekitar 40 hingga 45 meter pembatas jalan tersebut ambrol.

Buntut ambrolnya pembatas jalan tersebut membuat akses jalan itu berpotensi membahayakan. Jangankan untuk para pengendara, warga yang hendak mengambil foto gambar lokasi juga dipasangkan garis pembatas dan peringatan.

"Kami memasang traffic cone dan tali di sekitar lokasi karena berbahaya," ucap Kapolsek Senggigi, Kompol Bowo Tri Handoko, Sabtu (6/2).

Tak hanya itu, personilnya juga disiagakan untuk memantau lokasi. Dinding batu atau talud tebing tersebut rusak sampai dengan terotor dan aspal jalan raya juga ikut amblas.

Mengingat jalur merupakan salah satu jalur vital dan cukup ramai dilalui pengguna jalan. Satuan lalu lintas dari kepolisian tak urung juga dibuat turut tangan mengamankan di sekitar lokasi.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu Rita Yuliana mengatakan, jajarannya diturunkan untuk memastikan jalan di lokasi longsor tetap aman dilalui pengendara.

“Dari jajaran Satuan Lalulintas Polres Lobar, melakukan upaya untuk memastikan lokasi longsor ini tetap aman dilalui pengendara,” ungkapnya.

Tidak ada pengalihan arus yang dilakukan. Kepolisian hanya melakukan pengamanan di lokasi serta memberikan imbauan di beberapa titik.

Informasi yang diserap JEJAK LOMBOK, longsornya pembatas jalan ini diperkirakan terjadi pukul 04.30 Wita. Beruntung untuk jalan di sekitar lokasi longsor masih bisa dilalui.

Dalam hal ini, hanya satu jalur yang dapat dilalui, sedangkan jalur lainnya diberikan pembatas dan dipasang tanda peringatan. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar