Jejak Terkini

Jadi Kantong Pekerja Migran, Menaker Kunjungi Lombok Barat

KUNJUNGAN: Menaker RI, Ida Fauziyah didampingi Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid saat berada di Desa Gelogor.

GERUNG
-- Provinsi NTB dikenal luas sebagai salah satu daerah penyumbang pekerja migran terbesar di tanah air. Setiap tahun jumlah pekerja yang bekerja keluar negeri sangat signifikan.

Jumat (19/2), Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Ida Fauziyah berkunjung ke Lombok Barat. Ia mengunjungi Desa Gelogor, Kecamatan Kediri.

Kedatangannya di desa ini ingin melihat langsung program desmigratif yang diinisiasi oleh kementerian.yang dipimpinnya. Program ini sendiri tercatat sebanyak 402 dan tersebar di seluruh Indonesia.

"Program Desmigratif kita bangun di daerah-daerah yang menjadi kantong Pekerja Imigran Indonesia (PMI). Semua orang tahu NTB ini termasuk provinsi yang menyumbangkan cukup besar penempatan di luar negeri," ucapnya.

Dalam agenda kunjungan kerjanya Menaker Ida Fauziyah menyerahkan 1 paket bantuan kewirausahaan. Paket bantuan ini untuk mendukung pilar 2 Desmigratif.

Tak.hanyanitu, kehadirannya di Lombok Barat sekaligus meninjau bantuan padat karya jalan. Ia juga meninjau IKM "Pade Mauq" yang memproduksi aneka kerupuk dan emping jagung. 

Selain itu, ia juga memberikan bantuan alat pengolahan jamur tiram, alat pertukangan, dan perbengkelan. 

Sementara itu, Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid mengucapkan selamat datang kepada Menaker. Pihak kengerian disebutnya telah memberi atensi luar biasa bagi daerah yang dipimpinnya.

"Berbagai macam program dari Menaker RI telah diberikan kepada kami. Mudah-mudahan di tahun yang akan datang, anggaran terkait dengan bantuan dan bagaimana kita nanti akan memberdayakan masyarakat khususnya di Lombok Barat bisa kita tungkatkan," harapnya.

Fauzan menyebut beberapa produk industri kecil di Lombok Barat yang diupayakan bisa dianggarkan. Bahkan, beberapa diantara produknya sudah diekspor.

"Salah satu contoh produk Industri Kecil yang kita banggakan di Lombok Barat bahkan NTB adalah tas ketak," sebutnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar