Jejak Terkini

Sampah di Labuan Haji Kian Parah

KOTOR: Beginilah pemandangan kotor dan jorok di Pantai Labuhan Haji, Lombok Timur.

SELONG
--Persoalan sampah di Pantai Labuan Haji, Kecamatan Selong Lombok Timur tak kunjung tuntas. Padahal di pantai ini sudah beberapa kali dilaksanakan clean up. 

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Deddy Sutarmin, mengakui jika persoalan sampah khususnya ditempat itu masih menjadi perkerjaan rumah (PR) besar. Banyaknya sampah di pantai ini lantaran lokasi itu menjadi muara terakhir. 

"Banyak sekali yang telah kami lakukan agar pantai itu bersih," terang Deddy Sutarmin, saat ditemui JEJAK LOMBOK di ruang kerjanya, Jum'at (22/1).

Dia mnjelaskan, untuk menangani persoalan sampah di pantai ini, tak hanya oleh pihaknya. Nmun juga beberapa kali melakukan clean up.

Dalam kegiatan itu, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah desa atau kelurahan, pemerintah kecamatan serta pihak-pihak lainnya.

Saat pembersihan pantai belum lama ini, camat setempat bahkan mendatangkan 3 buah traktor pertanian. Ini dilakukan agar semua sampah dapat terangkat.

"Hari itu memang bersih, tapi keesokan harinya sampah numpuk lagi," sebutnya.

Kendati demikian, pihaknya tak berpangku tangan melihat kondisi itu. Namun terus melakukan upaya lainnya.

Bahkan, kata Dedy, belum lama pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemprov penanganan sampah sungai dan pesisir. Ini karena Pemprov memiliki kewenangan yang tercantum dalam peraturan daerah (Perda). 

Menurutnya, di dalam Perda terdapat kewenangan soal penangan sampah sungai dan pesisir melalui UPT. 

"Jadi seharusnya Pemprov membentuk UPT penanganan sungai dan pesisir di wilayah," ujarnya.

Tentunya jika lembaga itu telah terbentuk, pihaknya hendak mensuport kegiatan yang akan dilakukan. Dukungan yang diberikan melalui alat dan sarana prasarana lainnya.

Menurutnya, pihaknya telah digarisi kewenangan masing-masing instansi dan tingkatan. Dengan kata lain, ujarnya, batasan-batasan itu ada.

"Jika bekerja melebihi kewenangan maka akan berkonsekunesi pada anggaran," ucapnya. (sy)

Posting Komentar

0 Komentar