728x90

ad

Lotim Terpilih Laksanakan Sekolah Penggerak di NTB

KERJASAMA: Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy bersama Kepala LPMP NTB, Mohammad Mustari dalam satu kegiatan terkait program Sekolah Penggerak.

SELONG
--Kabupaten Lombok Timur tercatat sebagai satu dari dua daerah yang terpilih menjadi daerah sekolah penggerak di NTB. 

Ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dengan Pemprov NTB, Selasa (26/1). Penandatangan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur.

Dalam penandatanganan kesepakatan tersebut mengemuka ihwal kerja sama tersebut. Program ini dihajatkan untuk peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy mengatakan, daerah yang dipimpinnya menjadi salah satu dari dua kabupaten kota yang terpilih melaksanakan program Sekolah Penggerak di NTB.

"Kabupaten kita ini adalah dalah satu dari dua kabupaten yang dipilih melakukan program sekolah penggerak," ungkapnya.

Program ini untuk akselerasi kemajuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dimana kerjasama ini merupakan salah satu kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan pemerintah daerah.

Sukiman berharap tindak lanjut kesepakatan ini dapat segera direalisasikan. Dengan demikian, pada Februari mendatang program ini sudah bergerak secara masif di Lombok Timur. 

Di sisi lain, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB, Mohammad Mustari menjelaskan, di bulan Februari mendatang program Sekolah Penggerak ini akan diluncurkan. Ini karena sekolah penggerak sebagai program prioritas Kemendikbud yang dilaksanakan di 34 provinsi.

"Dengan tak kurang dari 2500 sekolah di 110 kabupaten kota sebagai pilot project," terangnya.

Sementara itu, pihaknya menyambut baik komitmen Pemkab Lombok Timur terkait sekolah penggerak ini. Ia berharap adanya sosialisasi untuk seleksi kepala sekolah yang akan terlibat dalam program sekolah penggerak ini dengan jumlah sekolah nantinya akan bergantung pada hasil seleksi.

Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Ahmad Dewanto Hadi mengatakan, Kabupaten  Lombok Timur merupakan kabupaten dengan jumlah guru penggerak terbanyak di Indonesia. Ia berharap semoga Sekolah Penggerak ini merupakan pelengkap keberadaan guru penggerak.

Sementara itu, ia berharap program tersebut menjadi bagian dari akselerasi kemajuan pendidikan di Lombok Timur. Dengan demikian, pihaknya dapat meyakini bahwa Lombok Timur memberi sumbangan besar terhadap kondisi di NTB.

"Semoga program tersebut segera direalisasikan sehingga dapat efektif," jelasnya. (zaa)

Posting Komentar

0 Komentar