Tahap Pertama, Dana Hibah Hotel dan Restoran di Lobar Cair 50 Persen

H. Saeful Ahkam

GERUNG
—Hasil verifikasi yang telah dilakukan Dinas Pariwisata bersama Bapenda dan Inspektorat setempat, akhirnya terdapat 108 hotel dan restoran penerima dana hibah dari pemerintah pusat. 

Untuk tahap pertama, pencairan dana tersebut baru 50 persen. Jumlah ini dari total dana hibah yang akan diterima Lobar sebesar Rp 13,59 miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Dana tersebut masuk per 1 Desember kemarin. 

“Di tahap awal ini, baru 50 persen dari Rp 13,59 miliar itu,” ungkap Kadispar Lobar H Saeful Akhkam saat ditemui di kantornya, Rabu (2/12).

Lantaran pencairan hibah tersebut masih 50 persen, maka pihak Dispar terpaksa melakukan pengaturan terhadap skema pelaksanaan kegiatan untuk menunjang pariwisata. 

Cara ini dilakukan untuk menyesuaikan mekanisme yang berlaku. Dimana 30 persen dari hibah tersebut harus dikelola oleh pemerintah daerah untuk menunjang pariwisata. 

Sarana penunjang ini meliputi sarana dan prasarana. Selain itu, juga dari sisi keamanan, kenyamanan dan kebersihan lingkungan. 

Mekanisme pengajuan dan pencairan, jelasnya, harus melalui pengajuan draft untuk Surat Keputusan (SK) bupati. SK ini mengenai alokasi anggaran untuk pengusaha hotel dan restoran tersebut terlebih dahulu harus masuk kepada Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD). 

Baru kemudian, setelah itu pihaknya akan  mengundang pihak hotel dan restoran untuk mensosialisasikan terkait alokasi dana hibah yang diperoleh secara resmi. 

“Ini loh alokasi dapatnya. karena ini 50 persen, kami kirim dulu 50 persen dari masing-masih hak setiap hotel dan restoran" paparnya. 

Sementara untuk tahap kedua pemberian hibah tersebut, lanjut dia, akan dapat diserahkan nanti setelah Pemkab mengajukan laporan realisasi penggunaan anggaran untuk tahap pertama tersebut. 

Saat ini, pihaknya tengah mendesain upaya percepatan kegiatan. Agar laporan cepat selesai dan transfer tahap kedua bisa segera dilakukan. 

“Mudah-mudahan sebelum tanggal 15 Desember semua sudah clear. Jadi transfer kedua nanti bisa kita dapatkan tanggal 15 itu. Karena hotel dan restoran kan gampang dia transfer sendiri. Tapi yang berat itu pelaksanaan di Pemda," ungkapnya. 

Sejauh ini, pihaknya akan segera mengerjakan program penunjang pariwisata yang direncanakan di tiga titik kawasan wisata yang terdapat hotel dan restoran penerima hibah. Di mana sekitar lima titik ada di Kawasan Sekotong, lima titik di Kawasan Narmada dan lima titik di Kawasan Senggigi-Batulayar. 

“Termasuk sarprasnya kita kasih dulu, itu kepada yang sudah tersedia anggarannya" ujarnya. 

Ketika disinggung mengenai target penuntasan pembagian dana hibah tersebut, dia mengaku bahwa pihaknya kini tengah berupaya. Pasalnya saat ini, waktunya yang dikira mepet. Sehingga Pemkab dalam sebulan ini harus bergegas. 

“Insyaallah saya optimis itu bisa selesai" tutupnya. (and)

Posting Komentar

0 Komentar