NTB Serius Jajaki Kerjasama Investasi PLT Biomassa

Lars Bo Larsen

MATARAM
--Pemprov NTB tengah serius menjajaki rencana pembangunan pembangkit listrik (PLT) tenaga biomassa dengan Denmark. Jika terlaksana maka proyek pembangunan PLT ini jadi yang pertama kalinya di Indonesia. 

"Kami serius untuk mengelola investasi proyek biomassa ini dan menyiapkan segala kebutuhannya dengan pemerintah pusat," ujar Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah belum lama ini.

Lontaran ini disampaikan saat membahas rencana investasi tersebut melalui pertemuan dengan Dubes Denmark, Lars Bo Larsen. 

Diketahui, sejak 2019 Denmark telah menyatakan keinginannya berinvestasi PLT Biomassa di NTB. Terhadap keinginan ini,  Gubernur menyatakan, keseriusan Pemprov NTB untuk pembangunan PLT biomassa ini mengingat NTB kini memiliki banyak event skala internasional.

Sebut saja seperti MotoGP, Superbike, L'etape dan lainnya. Semua event ini menjadi magnet perhatian dunia yang harus memiliki terobosan berkelas. NTB ingin menunjukkan pariwisata sebagai prioritas juga berlabel green tourism dan green energi. 

Gubernur menambahkan, rencana investasi ini sedang berproses di pemerintah pusat, tepatnya di Menteri Keuangan. Begitu pula dengan PT GNE yang siap berpartner dengan PT Kaltimex dan PLN.

Duta besar Denmark untuk Indonesia yang baru, Lars Bo Larsen mengatakan, di tengah pandemi Covid 19 seperti sekarang, investasi maupun proyek untuk pemulihan ekonomi justru harus dimulai sekarang. Proyek Biomassa di Lombok, NTB dikatakannya adalah salah satu prioritas kerjasama pemerintah Denmark dan Indonesia. 

"Selama pandemi ini sebenarnya adalah peluang bagus untuk melakukan sesuatu investasi. Masalah pembiayaan global dan menurut saya proyek biomassa ini adalah salah satu langkah awal kami untuk menjalin kerjasama dengan Indonesia dan NTB," ucap Lars. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar