Kini Layanan NTBCare Bisa Lewat Facebook


MATARAM
--Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aduan dan keluhan, kini aplikasi NTBCare dapat diakses melalui facebook dengan akun fanpage NTBCare.

"Sebagai badan publik informatif, Pemptov NTB berusaha terus terbuka dan dekat dengan masyarakat," ujar Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik), I Gede Putu Aryadi, Selasa (1/12).

Ia menjelaskan, salah satu kunci predikat sebagai badan publik informatif adalah menyediakan berbagai kanal layanan aduan dan keluhan masyarakat. 

Pemprov NTB, terangnya, tidak hanya menyediakan dan mengumumkan informasi serta mengoptimalkan berbagai desk layanan informasi yang tersedia. Namun, Pemprov NTB juga terus berikhtiar untuk bisa lebih dekat dengan masyarakatnya melalui NTBCare di facebook ini.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan penanganan aduan dan keluhan masyarakat dapat semakin mudah dan praktis. Dengan begitu, respon dan tindak lanjut dari setiap aduan dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.

Menurutnya hal ini akan sangat memudahkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aduan. Mengingat saat ini justeru banyak disampaikan ke akun media sosial Gubernur NTB.

“Kami sedang merumuskan konsep integrasi layanan NTBCare melalui kanal facebook. Dalam waktu dekat rencananya sistem ini sudak berjalan," ujarnya.

Dengan hadirnya NTBCare melalui platform facebook ini diharap bisa lebih menjangkau keluhan dan aduan masyarakat secara luas,” pungkas Gede.

Dari pantauan aduan yang masuk di NTBCare selama November 2020, terdapat 11 aduan yang diterima. Hampir seluruh aduan itu telah ditindaklanjuti penanganannya. 

Aduan yang masuk itu yakni, sebanyak 4 aduan yang terkait dengan koperasi dan UMKM, 3 aduan terkait lingkungan hidup, 1 aduan terkait infrastruktur dan pungli serta 2 aduan terkait pelayanan umum, sosial dan kesehatan. Belum lagi berbagai aduan yang telah ditanggapi melalui akun media sosial Diskominfotik NTB.

“Setiap aduan masyarakat di NTBCare semuanya sudah ditanggapi. Memang beberapa diantaranya perlu waktu lebih karena harus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten kota dan instansi vertikal. Tetapi tetap kita berkomitmen untuk bisa menghadirkan pelayanan yang cepat,” tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar