Jejak Terkini

Jembatan Makin Parah, Dishub Lobar Berlakukan Pengalihan Arus

DITUTUP: Akses jalan jembatan di Jalan Soekarno-Hatta, Gerung dialihkan lantaran kondisi jembatan makin parah.

GERUNG
—Jembatan penghubung antara di Jalan Soekarno-Hatta Gerung Lombok Barat kondisinya kian parah. Pondasi penyangga jembatan itu berpotensi ambles.

Buntutnya, akses jalan jembatan itu ditutup. Pihak Dinas Perhubungan Lombok Barat terpaksa mengalihkan arus lalu lintas demi menghindari potensi bahaya yang ditimbulkan.

Sebelumnya, jembatan tersebut hanya ditutup pada satu sisi. Penutupan dilakukan pada sisi pondasi yang ambles saja.

Namun, karena saat ini kondisinya semakin menurun, dikhawatirkan justru bisa berdampak terhadap jembatan baru yang di sebelahnya. 

"Itu sudah kejadian hampir satu bulan, tapi titik puncaknya sekarang. Jadi kita harus lakukan pengalihan arus," ungkap Kepala Dishub Lobar, HM Najib, Selasa (8/12). 

Apabila kondisi tersebut dipaksakan untuk bisa dilintasi kendaraan, terangnya  bisa menyebabkan jatuhnya korban. Terlebih lagi jembatan tersebut saat ini sudah berumur kurang lebih 40 tahun. 

Pantauan di lapangan, pondasi jembatan itu tampak mengalami penurunan. Pondasinya turun hingga beberapa sentimeter.

Jika jembatan itu dipaksakan dilewati kendaraan, jelasnya, akan sangat berbahaya. Apalagi jika yang mewatinya kendaraan dengan skala tonase, diapstikan lebih berbahaya lagi.

Dari pertimbangan itu, jelasnya, menjadi alasan menutup jembatan tersebut.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim teknis dari PUPR NTB. Koordinasi ini terkait pengerjaan jembatan tersebut.

Dari hasil koordinasi, jelasnya, jembatan tersebut akan diperbaiki awal 2021 mendatang. Pengerjaan jembatan ini bahkan disebutnya menjadi bagian prioritas yang segera dituntaskan.

Namun terkait berapa lama pengalihan arus tersebut akan berlangsung, Najib menyebut, itu akan disesuaikan dengan berapa lama penanganan perbaikan jembatan tersebut. 

"Selama perbaikan, ya solusi kita pengalihan arus kan ada lingkar jalannya ke arah Giri Menang kan bisa ke barat, tembus pasar," papar Najib. 

Penutupan ruas jalan di jembatan itu mulai diberlakukan sejak Sabtu (5/12) lalu. Pengalihan arus disebutnya bertujuan menghindari jatuhnya korban.

Sebelumnya, pihak Dishub sudah pula berkoordinasi dengan Polsek setempat. Begitu juga dengan tim dari PUPR Lobar yang diteruskan ke PUPR NTB. 

"Karena ini fasilitas umum. Jadi wajib disegerakan," tutupnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar