Jejak Terkini

Akhirnya Nelayan Tenggelam di Gerupuk Ditemukan

EVAKUASI: Tim SAR Basarnas Mataram akhirnya menemukan mayat Hidayat dan dievakuasi.

MATARAM
--Sekitar sepekan lamanya Tim SAR Basarnas Mataram mencari Hidayat. Nelayan yang hilang di perairan Gerupuk, Lombok Tengah ini akhirnya ditemukan.

Selasa (8/12), Basarnas Mataram menerima laporan dari nelayan. Laporan itu menyebutkan ada penemuan jenazah di perairan Gili Kodek Pantai Ekas, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur.

Kepala Basarnas Mataram, Nanang Sigit PH mengatakan, laporan yang diterima itu masuk sekitar pukul 08.15 WITA. Dari laporan itu, pihaknya meneruskan kepada petugas siaga, bahwa ada penemuan jenazah dalam posisi mengambang di perairan Gili Kodek.

membenarkan adanya laporan dari salah seorang nelayan asal Gerupuk tentang penemuan jenazah.

"Tim Rescue Pos Siaga SAR Mandalika diterjunkan ke lokasi penemuan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) 09 Mataram untuk melakukan evakuasi bersama unsur lainnya," ucapnya. 

Jenazah yang ditemukan tersebut merupakan nelayan yang dicari atas nama Hidayat (27 tahun). Nelayan ini dicari setelah pihak keluarga memastikan yang ditemukan tersebut merupakan anggota keluarganya. 

Usai mengevakuasi jenazah tersebut, mayat Hidayat langsung dibawa ke rumah duka.

Sebelumnya, Basarnas Mataram bersama TNI, Polri, BPBD, Tagana, penyelam tradisional, nelayan, masyarakat setempat dan unsur lainnya melakukan pencarian. Proses pencarian dilakukan melalui udara, penyisiran di perairan dan sepanjang pantai, penyelaman, pemapelan, dan penyebaran informasi ke nelayan dan warga setempat.

"Pencarian sempat ditutup pada hari Minggu (6/12) setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama tujuh hari. Mengingat tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," SAMBUNGNYA.

Operasi SAR (pencarian dan pertolongan) kembali dibuka tadi pagi setelah mendapatkan informasi dari seorang nelayan yang kebetulan melaut di lokasi penemuan.

Hidayat merupakan warga Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang pergi melaut sejak Minggu (29/11). Ia melaut di sekitar perairan desa setempat, dengan titik koordinat 08°57'55.61"S - 116°22'5.28"E.

Nelayan tersebut dilaporkan tenggelam setelah perahu beserta mesin yang masih hidup miliknya ditemukan oleh nelayan dari Batu Nampar, Kabupaten Lombok Timur. Lokasi penemuan tidak jauh dari tempat biasa korban mencari gurita. (and)

Posting Komentar

0 Komentar