Jejak Terkini

880 CJH Lotim Tertunda Keberangkatannya


SELONG
--Sebanyak 880 Calon Jamaah Haji (CJH) Lombok Timur pada tahun 2020 harus ditunda keberangkatannya. Ini tidak lepas karena otoritas Arab Saudi masih mengevaluasi persiapan pelaksanaan haji akibat Covid-19.

Kepala Seksi Haji Kantor Kemenag Lombok Timur, Hj Rahmatullah menerangkan, sampai saat ini keberangkatan CJH belum dapat dipastikan. Kepastian baru bisa diperjelas setelah pandemi berlalu.

"Mungkin juga kalau vaksinnya sudah ditemukan," ucapnya, Senin (28/12).

Jika covid masih mengepung, dipastikan kemungkinan besar pemberangkatan haji dilakukan seperti halnya umrah. 

Dia menjelaskan, sesuai instruksi pusat pelaksanaan manasik haji, harus dilakukan sepanjang tahun. Tujuannya agar informasi yang didapatkan utuh, tak seperti sebelumnya.

"Tidak hanya diajarkan soal pelaksanaan rukunnya tapi juga soal pelayanan yang lain seperti ketika di hotel dan lainnya," sebutnya.

Soal umrah sendiri, bebernya, sempat beredar adanya informasi tentang dicabutnya visa umrah. Terhadap informasi itu, ia memastikan hal itu tidak benar.

Namun yang ada, terangnya, hanya evaluasi lantaran rombongan yang berangkat masih terkonfirmasi covid.

Lantaran itu jika ada penyedia jasa umrah seperti travel diminta menyampaikan informasi sebenarnya. Sebab jamaah yang usianya 50 tahun ke atas untuk saat ini tak boleh diberangkatkan.

Kendati demikian, bagi jamaah yang dibawah 50 tahun, pihaknya memberikan rekomendasi untuk pembuatan paspor pemberangkatan.

"Kalau dulu paspor 5 tahun sekarang ini 10 tahun," sebutnya. (sy)

Posting Komentar

0 Komentar