728x90

ad

Pemerintah Umumkan Seleksi Penerimaan 1 Juta Guru Lewat Jalur P3K

KH. Ma'ruf Amin

MATARAM
--Angin segar bakal segera menghampiri para guru honorer. Pemerintah telah mengumumkan akan memberikan kesempatan menyelenggarakan seleksi penerimaan 1 juta guru di seluruh Indonesia secara bertahap. 

Pengumuman seleksi penerimaan guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ini disampaikan Wakil Presiden RI, KH Makruf Amin. Hal ini disampaikan melalui konferensi video yang digelar secara virtual, Senin (23/11).

Bersama Wapres turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anwar Makarim dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

Wapres Makruf Amin memahami bahwa tugas dan peran guru sangat strategis. Peran ini terutama dalam membangun kualitas sumberdaya manusia Indonesia.

Namun dedikasi mereka ini tidak sebanding dengan penghargaan atau gaji yang diterima setiap bulannya. Di lain sisi, semangat pengabdian mereka tidak pernah pudar demi membentuk generasi emas bangsa Indonesia.

Karena itu, Wapres mengingatkan bagi guru-guru honorer untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi seleksi guru P3K pada 2021 mendatang. Setiap calon guru P3K memiliki kesempatan yang seluas-luasnya untuk bisa mendaftar dan mengikuti ujian seleksi ini dengan baik. 

“Hanya guru yang memiliki kualitas dan kemampuan secara akademik dalam tahapan mengikuti seleksi nanti yang bisa ditetapkan sebagai guru P3K oleh pemerintah,” jelasnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan, pengalamannya selama turun ke daerah-daerah pelosok. Semangat guru dalam proses belajar-mengajar di tengah keterbatasan penghargaan berupa upah atau gaji yang minim, tali motivasi pengabdiannya cukup tinggi. 

Bagi Nadiem, banyak guru yang ditemuinya memiliki kapasitas dan kemampuan mengajar yang tidak diragukan lagi. Namun belum mendapatkan hak-hak yang layak dari sisi pendapatan dibandingkan dengan guru-guru yang sudah berstatus PNS.

Karena itu, kesempatan baik saat ini hendaknya diambil oleh para guru honorer mengikuti tahapan seleksi. Ini penting untuk bisa menjadi guru dengan status P3K dan akan memperoleh pendapatan yang lebih layak.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan pemerintah sudah menyiapkan penggajian tenaga guru yang lulus melalui rekruitmen P3K tahun 2021. 

Ia juga mengungkapkan, dalam situasi apappun termasuk dalam kondisi pandemi, proses belajar-mengajar anak didik harus terus dilakukan. Untuk itu pemerintah menganggarkan melalui APBN 2021 dengan nilai belanja yang cukup signifikan bagi lancarnya proses belajar-mengajar di seluruh institusi pendidikan.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB M Nasir mewakil Sekda NTB menambahkan, peluang tenaga guru honorer di NTB mengikuti seleksi P3K sangat besar. Bukan tidak mungkin banyak guru asal NTB yang bisa lulus.

Karena itu, ia meminta para guru hendaknya mempersiapkan diri dengan baik. 

Mantan Kepala Dinas Pariwisata NTB ini juga mengingatkan kepada para guru honorer yang akan mengikuti seleksi hendaknya percaya diri dengan kemampuan masing-masing. Mereka harus berusaha menghindari calo atau janji-janji untuk bisa lulus dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 

Proses sleksi yang dilakukan nanti dilakukan secara transparan dan jauh dari prakrek-praktek yang merugikan peserta. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar