Jejak Terkini

Payah! Warga Serero Terisolasi Akibat Jalan Rusak

RUSAK: Beginilah kondisi jalan rusak parah di Dusun Serero, Desa Sekotong Tengah, Lombok Barat.

GERUNG
–Ternyata masih ada saja penduduk yang hidup terisolasi di perbukitan. Warga hidup terisolasi lantaran kondisi jalan rusak yang tak kunjung ditangani pemerintah. 

Kondisi itulah yang dirasakan warga Dusun Serero Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Lombok Barat. Mereka hidup terisolasi dan menderita akibat jalan rusak di daerah itu. 

Buntut kerusakan jalan itu, sekitar 200 kepala keluarga (KK) atau sekitar 500-600 jiwa penduduk dusun setempat harus hidup terisolasi di atas perbukitan. 

Sejak daerah itu dibuka dan didiami warga, akes jalan sepanjang 3 kilometer tak pernah disentuh pemerintah daerah. Penanganan hanya dilakukan oleh pihak desa. Kondisi jalan kian parah, apalagi disaat musim hujan.  

Kondisi inipun mendapatkan sorotan dari kalangan DPRD Dapil II (Sekotong-Lembar) H Hamdi. Ia meminta agar Pemkab Lombok Barat segera membangun jalan menuju Dusun Serero.

"Saya selaku anggota DPRD dapil II (Sekotong-Lembar) dari fraksi PKB berharap pemda Lobar unntuk membangun jalan dusun Serero dan dijadikan skala prioritas tahun depan," tegas politisi PKB ini.

Bukan tanpa dasar ia mendesak Pemkab memprioritaskan jalan itu. Ini karena kondisi jalan sudah sangat parah. Sehingga sangat menganggu akses anak-anak ke sekolah, warga yang mau berobat dan melahirkan. Lebih-lebih disaat hujan warga yang mau melahirkan harus digotong, karena mobil tidak bisa lewat.

"Warga yang sakit, kadang-kadang belum sampai puskesmas (rumah sakit) sudah meninggal di perjalanan karena akses jalan parah," tegasnya. 

Dia pun mengaku siap mengawal pembangunan jalan ini kedepan. Sebab jika berharap dari program pokok pikiran (pokir) dewan tidak cukup untuk menangani jalan ini, mengingat panjang jalan mencapai 3 kilometer. 

Pihaknya hanya bisa membantu kelompok tani dan kebutuhan lainnya. Kondisi  jalan rusak ini dialami sejak daerah itu dihuni warga. 

"Dari awal dihuni dusun itu, jalan ini tidak pernah dibangun," katanya. 

Dia menegaskan, kalau tidak ada kejelasan penanganan jalan ini, warga setempat berencana akan hearing ke dewan dan Pemkab. Selain jalan, untuk fasilitas air sudah terbangun embung dan pamsimas. Untuk akses listrik sudah tersambung, namun itupun dari swadaya masyarakat. Sejauh ini listrik tersebut belum menyala. 

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Made Arthadana mengatakan terkait penanganan jalan dusun Serero pihak pemda terus mengupayakan.

"Tapi statusnya sepertinya jalan desa, nanti saya cek lebih lanjut," terangnya. 

Pihak pemda sudah menangani jalan Lebah Suren-Loang Batu kemudian tembus Kedaro. Pihaknya mengupayakan agar jalan ini segera ditangani. (and)

Posting Komentar

0 Komentar