Jejak Terkini

Nikmati Surga Bahari? Yuk ke Sekotong Aja

INDAH: Keindahan bawah laut pantai di Sekotong bak surga yang siap memanjakan pengunjung.

GERUNG
--Siapa yang tidak tahu Gili Nanggu, Bangko-bangko dan Nambung? Semua destinasi wisata itu berada di Sekotong, Lombok Barat.

Tak hanya itu, masih banyak destinasi wisata lain yang bisa dikunjungi di kawasan ini. Termasuk Pantai Memaki yang sudah masuk dalam kalender event.

Pagi tadi, Jum’at (6/11), bertempat di Cocotinos Hotel Sekotong, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata Lombok Barat (Dispar Lobar) meluncurkan tagar (tanda pagar) #KeSekotongAja. Tagar ini sebagai bentuk ajakan kepada semua orang mengunjungi daerah Sekotong dan mengenal lebih jauh destinasi-destinasi pariwisata yang ada di dalamnya.

Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid saat meluncurkan tagar itu sempat memberi sambutan. Salah satu penggalan kalimat yang dilontarkan cukup menarik bagi peserta di lokasi.

“Tuhan menciptakan Sekotong tidak dalam keadaan marah, tapi dalam keadaan tersenyum,” ucapnya.

Fauzan menegaskan, tidak ada yang bisa membantah keindahan destinasi pariwisata di Kecamatan Sekotong. Keindahannya telah dikenal secara luas, tidak saja di level domestik, tapi mendunia.

“Dan untuk lebih memperkenalkan Sekotong, dan untuk bisa lebih mengenal destinasi pariwisata Sekotong kita akan meluncurkan sebuah tagar. Tagar itu adalah sebuah kalimat sederhana, pendek tetapi Insyaallah mengenal #KeSekotong Aja,” ucap Fauzan.

Dia kemudian berpesan,  untuk memperkenalkan Sekotong diperlukan kesungguhan semua pihak. Terutama untuk menemukan hal-hal yang unik, hal-hal yang indah, hal-hal yang membanggakan dan berkesan bagi siapapun yang nantinya berkunjung di destinasi pariwisata Sekotong.

Di tempat yang sama, Kepala Dispar Lobar H. Saepul Akhkam sempat menjelaskan terkait munculnya tagar #KeSekotongAja. Tahar ini muncul sebagai salah satu bentuk promosi baru untuk memperkenalkan daerah Sekotong sebagai kawasan wisata.

“Kita membuat cara promosi kawasan ini berbeda-beda, termasuk dengan hastag-nya, untuk menunjukkan identitas, keunikan apa yang akan kita pasarakan dan kepada siapa dia akan kita pasarka,” ucap Akhkam.

Jika di Senggigi, lanjutnya, menggaungkan tagar #AyoKembaliKeSenggigi. Maka di Sekotong menggunakan tagar #KeSekotongAja.

Untuk tagar #AyoKembaliKe Senggigi, disebutnya untuk mengembalikan memori orang tentang kemegahan pariwisata Senggigi di era tahun 90-2000an. Kemudian Sekotong, destinasi di sini mempunyai keunikan, punya kekhasan yang tidak dimiliki kawasan-kawasan lain di Lobar.


Kawasan Sekotong sendiri disebutnya memiliki panjang garis pantai hingga 96 km didominasi pasir putih. Keindahan bawah laut dengan segala jenis coral maupun spesies atau biota-biota laut di dalamnya juga memiliki keindahan luar biasa.

Salah satu pelaku wisata di Sekotong yang juga ikut hadir memeriahkan acara, Umar Dani yang merupakan seorang diver lokal, sempat menyatakan terimakasih dan sukurnya atas salah satu usaha pemerintah daerah Lobar untuk mendukung bangkitnya pariwisata di Kawasan Sekotong ini.

“Dengan kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, kami sangat bersyukur dan sangat berterimakasih sekali karena bakat-bakat atau potensi sumber daya manusia yang kami miliki di Sekotong ini akhirnya bisa terpenuhi,” tuturnya.

Dia pun menyatakan, keoptimisannya terkait potensi yang dimiliki sekotong untuk menggaet wisatawan, terutama potensi keindahan bawah laut yang sangat menawan. 

Acara launching #KeSekotongAja ini juga dirangkai dengan transplantasi karang di laut Sekotong yang dilakukan sekelompok divers professional setempat. Kemudian dilanjutkan dengan senam zumba bareng di pinggir pantai Cocotinos Hotel dan pelepasan 23 tukik oleh bupati beserta jajaran. Kegiatan kemudian diakhiri dengan bersih-bersih pantai di Dermaga Tawun. (and)

Posting Komentar

0 Komentar