Jejak Terkini

Nida Havia, Musisi Muda yang Digandrungi Millenial

Nida Havia

SELONG
-- Pasti pernah dong dengar Nida Havia. Gadis yang satu ini merupakan salah satu musisi asal Lombok Timur yang singelnya kini lagi hitz.

Dara cantik kelahiran Aiq Dewa, Kecamatan Pringgasela, Lotim ini bukan hanya seorang musisi. Ia juga seorang youtuber.

Dara cantik yang akrab dipanggil Via ini digandrungi oleh kaum muda.

"Saat ini Alhamdulillah subcribe sudah mencapai 12,8 ribu," ucap Via, saat ditemui disela performanya di salah satu acara, Minggu (29/11).

Mahasiswa semeter 7 di Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) ini membeberkan, kegiatan olah vokal merupakan hobi yang digelutinya sejak lama. Ia mengatakan, sama seperti orang pada umumnya, pertama kali nyanyi di rumah dengan iringin gitar sederhana.

Tahun 2019 lalu baru ia memulai debutnya sebagai musisi. Saat awal, ia memulai dengan beberapa lagu mancanegara. Dari sejak itu oleh salah seorang teman ia diajak tampil di kafe-kafe.

Tak lama berselang, seperti gayung bersambut, ia pun diajak oleh salah seorang temannya untuk lagu yang ia cover menjadi salah satu konten youtube.

"Dari sana mulainya, ya mau hampir satu tahun lah," terangnya sambil tersenyum simpul.

Awal bulan ini, ucapnya, telah masuk dapur rekaman. Ia telah mengeluarkan singel berjudul Andromeda berkolaborasi dengan salah satu musisi Lombok.

Ia mengatakan, lagu itu diciptakan oleh Pay, salah seroang musisi Lombok. Dan ia hanya ikut terlibat di pembuatan note nada singel tersebut.

Mantan Ketua Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Unram ini, mengakui lebih banyak mengcover lagu-lagu berbahasa Inggris ketimbang yang Indonesia.

Ketika ditanya ingin memilih menjadi musisi atau advokat, dara cantik ini sedikit bingung. Dengan jawaban yang sangat diplomatis ia menyebut bahwa pendidikan jauh lebih penting.

" Ini hanya hobi, jika kegiatan ini menganggu pendidikan saya, lebih baik berhenti," jawabnya.

Ia pun berharap, banyak muncul anak-anak muda yang memiliki kreativitas, terlebih PMII. Harapan ini dilontarkan lantaran dia melihat kader berlogo prisai bintang sembilan itu banyak kader yang memiliki kemampuan. 

"Potensi yang dimiliki kader ini harus mempunyai ruang berkreatvitas. Sebab banyak yang memilikinya," ucap Via. (sy)

Posting Komentar

0 Komentar