728x90

ad

Viral Disiksa di Rantauan, TKW Yuli Minta Dipulangkan

MEMELAS: Keluarga Yuli, Nuraini memelas agar Yuli dipulangkan secepatnya.

SELONG
--Jagat Maya Facebook digegerkan dengan penyiksaan pekerja migran asal Lombok Timur, Yuli Handayani Irfan Minum.

Penyiksaan pekerja migran berusia 29 tahun asal Dusun Gubuk Puntik Desa Suralaga Kecamatan Suralaga disiksa majikannya di Dubai, Abu Dhabi.

Ihwal viralnya insiden yang menimpa Yuli ini diunggah oleh teman sesama pekerja migran. Penyiksaan Yuli disaksikan publik dalam postingan yang divideokan dan dibagi di grup Batur Lombok.

Nampak dalam video itu kondisi Yuli terlihat memprihatinkan karena sakit parah yang dialaminya. Selama bekerja, ia sering mendapatkan perlakukan buruk dari majikannya.

"Dia sering disiksa, dipukul, tidak diberikan makan dan ia juga dikurung selama 2 bulan. Kita tau informasi itu dari korban," ungkap salah seorang anggota keluarganya, Nuraini, Kamis (2/10).

Selama Yuli di sana, ia sudah dipindah selama tiga kali. Pada majikan pertamanya, Yuli disebutnya bekerja selama lima bulan. Pada majikannya yang kedua, ia bertahan selama setahun. Lalu pada majikan ketiganya, ia hanya bertahan selama sembilan bulan. 

Saat bekerja di majikan yang ketiga inilah korban mengaku diperlakukan tidak manusiawi. kepada pihak keluarga, Yuli mengaku tidak pernah diberikan makan dan dikurung selama 2 bulan.

"Semenjak itu kondisi kesehatan korban semakin memburuk dan diserahkan ke KBRI," jelasnya.

Sementara itu, Inaq Agus, tekong yang pertama menjelaskan, ia tidak memberangkatkan Yuli. Pekerja migran ini dipindahtangankan ke H Haerudin, tekong kedua. Sosok inilah yang disebut memberangkatkan Yuli ke Abu Dhabi.

"Saya tidak memberakatkan. Saya kasih tau dari keluraga H Haerudin yang akan berangkatkan" sebutnya.

Dari pihak keluarga berharap korban cepat dipulangkan. Sementara pihak-pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban lantaran pihak keluarga merasa cemas denga kondisi Yuli yang kian parah. (cr-zaa) 

Posting Komentar

0 Komentar