728x90

ad

Saluran Irigasi Bypass Penuh Sampah, Bupati Fauzan Turun Tangan

GOTONG ROYONG: Bupati Lobar, H Fauzan Khalid bergotong royong bersama para petani.

GERUNG
–Kondisi saluran bypass BIL di sebelah timur Kantor Camat Kuripan, Lombok Barat memprihatinkan. Saluran irigasi tersebut diliputi sampah.

Sadar dengan bahaya yang ditimbulkan dengan tumpukan sampah itu, berbagai pihak bahu-membahu membersihkannya. Tak ketinggalan bupati dan Kapolres setempat ikut turun tangan.

Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid dan Kapolres Lombok Barat, AKBP Agus Wibowo tak sungkan menyingsingkan lengan baju turut bergotong royong. Dua orang penting di daerah ini ikut mengangkat sampah dari saluran irigasi tersebut.

Gotong royong ini dilaksanakan selepas meluncurkan gerakan bersih bersama para petani setempat. Gerakan ini dinisiasi Dinas Pertanian Lombok Barat, Jumat (2/10).

"Hari ini kita luncurkan kegiatan bersih-bersih saluran irigasi di Kecamatan Kuripan. Ini menandai keberlanjutan kegiatan bersih-bersih saluran yang akan dilaksanakan para kelompok tani peduli saluran yang berlangsung setiap minggu," terang Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dalam sambutannya.

Fauzan juga mengutarakan rasa senang dan bangganya dengan kegiatan ini. Mengingat sebelum membajak sawah, para petani terlebih dahulu membersihkan sampah yang ada di saluran.

Sementara itu, Kadis Pertanian Lombok Barat, H Muhur Zohkri usai acara mengatakan, kelompok tani yang ada di Lobar kurang lebih berjumlah 1.600. Jika semua ini bergerak melaksanakan kegiatan bersih-bersih dijamin kualitas air akan terjamin.

"Kegiatan  bersih-bersih saluran oleh kelompok tani peduli saluran ini nantinya akan kita buatkan jadwal di setiap kecamatan. Kita akan terus bergerak setiap minggunya," terangnya.

Dengan adanya kegiatan ini, lanjutnya, banyak manfaat yang diperoleh. Diantaranya, kebersihan saluran irigasi akan terjamin, air irigasi yang akan mengairi tanaman yang ada di petak sawah tersier akan memiliki kualitas air yang terjamin.

"Kesemuanya ini nantinya akan berdampak kepada usaha produksi kelompok tani. Baik untuk tanaman pangan maupun hortikultura sehingga akan terjadi peningkatan produksi," ujar Muhur. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar