Jejak Terkini

Tak Ingin Pantai Kotor, Dispar Lobar Istiqamah Bersih-bersih

MULAI BERSIH: Kawasan Pantai Kuranji Dalang kini nampak semakin bersih dengan kegiatan gotong royong di obyek wisata oleh Dispar Lobar.

GERUNG
--Pantai merupakan salah satu spot alam yang paling digemari wisatawan. Selaras dengan semakin tingginya jumlah wisatawan, pariwisata pantai pun kian berkembang.

Namun, kebersihan terutama di daerah wisata pantai sering kali menjadi salah satu masalah yang mengganggu. Wisatawan yang tadinya menikmati pemandangan indah, tapi karena sampah keindahan tempat wisata pun bisa berkurang.

Demi menjaga kebersihan di tempat wisata, dibutuhkan pendekatan khusus kepada pengelola, pedagang dan masyarakat maupun wisatawan. Langakhnini penting agar obyek wisata tidak kotor dan tercemar.

Setelah cukup lama menggelar aksi bersih-bersih di Kawasan Wisata Senggigi, pagi tadi, Jumat (23/10), jajaran Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat dan kelompok peduli menyasar Pantai Kuranji Dalang. Pantai ini berada di Kacamatan Labuapi.

"Kita menjadwalkan gotong royong untuk menunjukkan sebuah destinasi itu eksis. Harapan kita, Pantai Kuranji ini bisa jauh lebih berkembang," kata Kepala Dispar Lobar, Saepul Akhkam.

Kepala Desa Kuranji Dalang, Sukadin mengaku optimis Pantai Kuranji Dalang akan menjadi lokasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Setelah ditetapkan sebagai Desa Wisata oleh Bupati Lombok Barat sejak dua tahun lalu, pihaknya terus melakukan berbagai upaya. Mulai dari peningkatan sumber daya manusia melalui edukasi dan aneka pelatihan, hingga memperkaya atraksi dan perbaikan infrastruktur.

"Kami mulai sejak tahun 2018, berdasarkan SK Bupati Lombok Barat tentang desa wisata yang ada di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi. Dari sana kami mulai memberikan edukasi, terutama SDM kita berikan pelatihan dan penyuluhan," jelasnya usai gotong royong.

Sukadin mengatakan, pembangunan sektor pariwisata di Pantai Kuranji Dalang sudah mulai menggeliat dengan adanya pembangunan fasilitas umum yang semakin memadai. Dengan fasilitas yang memadai diharap wisatawan menjadi nyaman selama berkunjung.

"Alhamdulillah infrastruktur jalan menuju lokasi wisata sudah hotmix memudahkan wisatawan untuk mendatangi Pantai Kuranji Dalang ini," ujarnya.

Terkait dengan fasilitas, lanjutnya, memanfaatkan sumber daya alam pihaknya menggarap konservasi penyu. Dimana penyu sebagai salah satu satwa langka yang harus dilindungi dan kemudian membuat kolam dan penangkaran untuk melestarikam habitatnya.

Selain itu, pihaknya juga membuat sanggar seni budaya untuk penyelenggaraan event.

"Event budaya yang pernah kita adakan ada Roah Segare atau yang biasa disebut oleh budaya luar yaitu Petak Laut. Kemudian di sana kita bersama pemerintah desa, pokdarwis, dan teman-teman lembaga desa berkolaborasi mengadakan event-event atraksi budaya tersebut. Itu menjadi sebuah daya tarik terhadap pengembangan desa wisata yang ada di Lombok Barat," paparnya.

Pihaknya saat ini juga sedang mencoba mengembangkan wisata kuliner di Pantai Kuranji Dalang. Saat ini baru tersedia beberapa warung makan yang memanjakan wisatawan. Diharapkan wisata kuliner di pantai ini dapat mengikuti kesuksesan wisata kuliner di Pantai Tanjung Bias di Batulayar.

Sukadin juga memastikan, para wisatawan diberikan jaminan dalam keamanan dan kebersihan di pantai ini. Penerapan protokol kesehatan juga ketat dilakukan. Pihaknya juga tetap memantau dan memberikan himbauan agar selalu menggunakan masker dan cuci tangan ditempat yang sudah disiapkan.

"Lapak-lapak yang ada disini sekitar sepuluh hingga lima belas lapak. Jadi wisatawan tidak perlu bawa makanan sendiri karena disini sudah banyak tersedia warung-warung yang menjual makanan," katanya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar