Poltekpar Lombok Siap Cetak SDM Pariwisata Andal

SAMBUTAN: Direktur Poltekpar Lombok, Dr. H. Samsu Hanafi saat memberikan sambutan terkait sinergi kepariwisataan.

PRAYA
--Pariwisata sebagai industri sangat tergantung dari manusianya. Demi mempersiapkan itu, Poltekpar Lombok siap mencetak sumberdaya manusia kepariwisataan yang andal.

Direktur Poltekpar Lombok, Dr. H. Samsu Hanafi mengatakan, lembaga yang dipimpinnya siap menelurkan sumberdaya manusia di bidang kepariwisataan yang andal. Semangat ini disebutnya sudah tertuang dalam visi misi lembaga tersebut.

"Sebagai perguruan tinggi vokasi berstandar internasional, tugas kami membentuk SDM yang andal terutama di kawasan Asia," ucapnya dalam kegiatan Forum Komunikasi Kehumasan bertajuk Sinergi dalam Pengembangan SDM Poltekpar Lombok, Selasa (20/10).

Hadirnya Poltekpar Lombok disebutnya mengemban misi mencetak SDM pariwisata yang berdaya saing. Dengan demikian, tata kelola pariwisata di NTB dipastikan tidak akan tertinggal dibanding daerah negara lainnya.

Menyongsong terbentuknya sumberdaya itu, Poltekpar dipastikan akan terus mengembangkan penelitian kepariwisataan skala internasional berbasis pengetahuan. Selain itu juga akan menyasar penelitian dibidang budaya dan lingkungan lokal.

"Kita juga mengembangkan pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi teknologi tepat guna, kearifan lokal dan pelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Stafsus Bidang Keamanan Kemenparekraf, Irjen Pol Adi Derian Jaya melalui aplikasi Zoom memberikan masukan kepada Poltekpar Lombok. Ia meminta lembaga ini terus menggenjot sumberdaya manusia yang dimiliki.

"SDM ini akan sangat berdampak dalam kemajuan pariwisata. SDM merupakan aspek utama dalam pariwisata yang akan mendukung maju tidaknya pariwisata," ucapnya.

Pariwisata sebagai bisnis jasa, jelasnya, harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah industri. Karena itu, dalam pengelolaan kepariwisataan harus didukung SDM yang unggul.

Dukungan sumberdaya manusia ini disebutnya penting agar wisatawan bisa merasa nyaman mengunjungi obyek yang dituju. Sedapat mungkin wisatawan harus dibuat kembali berkunjung.

Poltekpar, lanjutnya, sebagai salah satu sektor penting dalam menyiapkan SDM unggul di bidang pariwisata. Menyongsong hal tersebut, Poltekpar diminta membuka diri dengan berkomunikasi bersama stakeholder terkait.

"Seperti media massa misalnya. Poltekpar juga harus membangun sinergi yang baik. Media ini sangat penting sebagai alat brand marketing," ucapnya.

Di lain sisi, Poltekpar juga diminta sering harus mampu korek data ddi lapangan terkait kondisi pariwisata. Salah satu caranya dengan dekat denga media.

Saran ini disampaikan lantaran awak media disebut dekat dengan sber berita. Dari data yang dikorek itulah bisa dijadikan sebagai kurikulum pendidikan di Poltekpar. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar