Jejak Terkini

Gelombang Dukungan Paslon SALAM Kian Tak Terbendung

DUKUNGAN: Berbagai komunitas terus berdatangan memberi dukungan untuk Paslon SALAM di Pilkada Kota Mataram.

MATARAM
--Fenomena dukungan warga Kota Mataram untuk pasangan calon Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) nampaknya tak terbendung.

Kondisi ini tidak lepas dari upaya Hal kreatif Paslon ini dalam mengemas isu yang mudah dipahami dan dirasakan langsung masyarakat.

Seperti kejadian semalam, Rabu (30/9), belasan orang perwakilan komunitas pacuan kuda Kota Mataram bertemu Calon Walikota Mataram Hj Putu Selly Andayani. Komunitas ini bertemu di kediaman Selly di Panji Tilar 15, Kota Mataram.

Komunitas yang beranggotakan anak-anak muda pegiat olahraga berkuda ini memberikan dukungan untuk SALAM. Mereka berharap pasangan ini bisa lebih memperhatikan kegiatan olahraga berkuda di Kota Mataram.

Menurut mereka, potensi atlet berkuda di Kota Mataram sangat besar. Apalagi Mataram sudah lama memiliki lapangan pacuan kuda di kawasan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Sayangnya lapangan pacuan kuda justru beralih fungsi untuk medan balapan motor.

"Padahal kalau lapangan pacuan kuda itu dimanfaatkan akan sangat berguna bagi kami. Karena itu kami berharap SALAM bisa memperhatikan hal ini ke depan agar Kota Mataram melahirkan atlet berkuda berbakat," kata Muhammad Ahdari, pendamping komunitas pacuan kuda ini.

Ahdari mencontohkan, Habibie salah seorang anak pegiat olahraga berkuda. Habibie merupakan aset Kota Mataram yang kini lebih sering ikut pacuan kuda di Lombok Tengah hingga Dompu dan Bima. 

Prestasinya dalam olahraga berkuda justru mendongkrak nama daerah lain. Padahal Habibie warga Kota Mataram asli Gubuk Mamben Sekarbela. Namun karena keterbatasan perhatian dan fasilitas pembinaan, ia justru lebih sering mengikuti event balap kuda atasnama kabupaten lain.

Ahdari menjelaskan, potensi atlet berkuda cukup besar di Kota Mataram. Tapi karena keterbatasan fasilitas, akhirnya mereka berlatih di Praya, Lombok Tengah.

"Sangat sayang sekali jika potensi dan prestasi atlit berkuda mataram  justru mengharumkan daerah lain. Harusnya  Kota Mataram bisa menunjukan  banyak talenta berbakat  berkuda yang handal," ujarnya.

Hj. Selly Andayani menyambut baik semangat dan optimisme generasi muda dari Komunitas Berkuda Mataram ini. Menurutnya, SALAM akan memfasilitasi gagasan dan kegiatan yang positif bagi generasi muda Kota Mataram, termasuk di bidang olahraga berkuda.

"Tentu semua komunitas olahraga semua cabor yang ada perlu mendapat perhatian yang sama. SALAM akan melakukan hal ini, dan akan memaksimalkan fungsi lapangan pacuan Kuda nantinya," katanya.

Ia optimis akan banyak prestasi anak-anak muda Kota Mataram yang cemerlang di bidang olahraga, jika saja kegiatan pembinaan dan penyediaan fasilitasnya dilengkapi oleh pemerintah daerah. Prestasi mereka tentu akan menoreh nama baik bagi Kota Mataram di tingkat nasional.

Ke depan, SALAM akan rutin menggelar event-event pacuan Kuda. Hal ini bukan saja mendorong animo untuk olehraga berkuda, tetapi juga bisa menjadi potensi destinasi wisata dan atraksi baru di Kota Mataram ke depan.

Dukungan juga datang dari pengusaha dan wirausahawan muda Kota Mataram. Dukungan untuk SALAM juga dinyatakan oleh belasan perwakilan pengusaha yang tergabung dalam Lembaga Cipta Daya Wirausaha (LCDW).

LCDW merupakan gabungan pengusaha, wirausahawan dan pelaku UMKM di Kota Mataram dari berbagai bidang usaha. 

Ketua LCDW, John Fitriadi mengatakan, dukungan untuk SALAM karena figur Selly Andayani dikenal punya semangat luar biasa. Semangat ini tetutama dalam penguatan dan pengembangan UMKM di Kota Mataram bahkan NTB.

"Kami ke Bu Selly dan mendukung SALAM, karena beliau selama ini peduli dengan UMKM. Bisa dibilang belaiu ini bundanya UMKM," kata John, Kamis (1/10), usai menggelar talkshow ekonomi kreatif di kediaman Selly Andayani.

Dialog bisnis perwakilan LCDW dengan Selly Andayani membahas peluang dan tantangan sektor UMKM Kota Mataram di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Selly mengungkapkan bagaimana teknologi harus mulai menjadi bagian tak terpisahkan dari geliat ekonomi, termasuk UMKM.

Mantan Kadis Perdagangan NTB ini menjelaskan, bagaimana konsep e-commerce NTB melalui aplikasi I-Shop NTB. Konsep ini mampu mengubah paradigma pasar produk UMKM NTB.

"Kota Mataram juga harus melakukan hal yang sama. Digitaliasasi harus mulai dilakukan di era ekonomi 4.0 ini," tegasnya.

Selly menyemangati para pelaku usaha ini agar terus berkreasi dan inovasi. Mereka diminta mengangkat potensi-potensi Kota Mataram ke depan. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar