Ini Sejumlah Terobosan Pendidikan di NTB

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah.

MATARAM–Komitmen Pemprov NTB berinvestasi sumber daya manusia melalui pendidikan sudah tidak diragukan. Ini dapat dilihat sejumlah program unggulan di bidang pendidikan saat ini.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam webinar nasional dengan tema “Mewujudkan Tata Kelola Pendidikan yang Berdaya Saing” memaparkan sejumlah terobosan pendidikan di NTB. Webinar digelar pukul 09.00 Wita, Sabtu (22/8).

Webinar yang digelar Ikatan Alumni S3 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dihajatkan terbuka untuk umum. Dalam kesempatan. Itulah terobosan pendidikan di NTB dipaparkan.

Wakil Gubernur memaparkan arah kebijakan pendidikan tahun 2018-2023. Dimana tujuan utamanya yaitu untuk mewujudkan layanan akses pendidikan yang berkeadilan.  Selain itu, juga untuk meningkatkan mutu serta daya saing pendidikan serta meningkatkan peran serta masyarakat.

Beberapa program yang sedang dijalankan Pemprov NTB untuk mewujudkan layanan akses pendidikan antara lain Rumah Bahasa. “Rumah Bahasa ini untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing masyarakat untuk mengembangkan potensi diri. Baik dalam dunia pendidikan di luar dan di dalam negeri serta untuk dapat bersaing di pasar kerja,” katanya.

Ada juga program SMA Terbuka yang diperuntukkan bagi siswa siswi usia sekolah yang putus sekolah. Ada juga beasiswa bagi santri berprestasi serta layanan pendidikan inklusi hingga program Sekolah Perjumpaan.

Sementara untuk meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan, sedang diselenggarakan sejumlah program tepat sasaran seperti Sekolah Mandiri Energi. Sekolah ini menerapkan teknologi energi terbarukan dengan memanfaatan tenaga surya, air dan angin menjadi energi listrik di SMKN 1 Lingsar Lobar.

Ada pula program Teaching Factory yaitu pembelajaran berbasis dunia usaha. Dalam program ini dunia industri secara langsung membawa iklim dunia usaha atau industri ke dalam pembelajaran di sekolah.

”Kami juga menggelar kerjasama dengan STIPark untuk menfasilitasi masyarakat yang ingin menekuni bisnis dalam bidang permesinan, industri olahan, industri kreatif dan IT,” ujarnya.

Dalam meningkatkan mutu dan daya saing, pihaknya memiliki program Sekolah Bersih dan Sehat serta program 1000 Cendikia.  Program 1000 Cendikia ini merupakan program strategis Pemprov NTB yang bertujuan menghasilkan cendikiawan NTB melalui pengiriman mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri, pemberian beasiswa prestasi dan beasiswa unggulan.

“Kami juga mengembangkan sister school, re-engineering SMK, pojok ekspresi, roadmap SMK serta SMK BLUD,” tambah Umi Rohmi, sapaan akrabnya.

Adapun untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pendidikan NTB, Pemprov NTB mendorong pelibatan keluarga dalam pendidikan. Langkah ini diambil mengingat peran serta orangtua dan masyarakat dalam program dan kegiatan pembelajaran yang bekerjasama dengan sekolah atau komunitas sangatlah penting.

Pada masa pandemi ini, kebanyakan proses belajar mengajar menggunakan layanan online. Namun sistem kunjungan guru juga tetap dilakukan. Layanan pembelajaran model ini diberikan kepada siswa siswi yang tidak memiliki fasilitas daring.

“Adapun Sekolah Perjumpaan bagian dari peran serta masyarakat. Ini melibatkan orang tua wali dan masyarakat dalam memberikan informasi, pengetahuan dan keterampilan dari masyarakat serta dilakukan melalui kelompok masyarakat dan SMA Non Formal,” ujarnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar