Jejak Terkini

Hadapi Pandemi, Ini Tiga Strategi Pariwisata NTB

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah.

MATARAM--Pandemi Covid-19  membuat sektor pariwisata di berbagai belahan dunia menjadi lesu. Namun demikian, ada tiga strategi yang dilakukan Pemprov NTB.

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, yakni, pertama melakukan penyempurnaan destinasi. Seluruh destinasi diharuskan mendapatkan sertifikat CHSE (Clean, Healthy, Safety dan Environmentagar).

Tujuannya agar aman dari Covid-19. Pelaku pariwisata akan di dorong menjaga destinasi pariwisatanya dengan baik dan menjalani standar-standar yang telah ditetapkan.

Strategi kedua, menjadikan parisawata yang berkualitas dan menggencarkan promosi. Ketiga, Pemprov NTB dalam pembangunan pariwisata menggunakan prinsip konsep pentahelix. Dalam konsep ini melibatkan akademisi, swasta, komunitas, dan media. Hal tersebut menjadi sinergi yang tidak bisa terlepas satu sama lain.

Tiga strategi tersebut mengemuka dalam webinar virtual dengan Menko Maritim dan Investasi RI. Webinar diselenggarakan Rabu, (12/8).

Untuk strategi pertama, Pemprov NTB mengaku tidak ada lagi destinasi yang kotor. Pengelolaan sampah harus betul-betul diperhatikan.

"Bagi kami, ini adalah pekerjaan rumah yang terus menerus kami dorong,” ujar Rohmi.

Ia mengakui banyak hal yang harus diperhatikan dalam menjaga eksistensi industri pariwisata di NTB. Misalnya dengan bantuan modal kerja, relaksasi pajak, kredit penangguhan cicilan dan bantuan lainnya.

Pemprov NTB akan mendukung dan mendorong program CHSE berbasis desa. Ini dilakukan karena di NTB tumbuh kembang desa wisata sangat luar biasa.

“Untuk itu, program CHSE dari Kementerian Parisawata sangat tepat untuk kita implementasikan. Kami di NTB sangat serius dengan masalah ini karena dari awal memang program unggulan. Kami benar-benar memperhatikan lingkungan, termasuk program Zero Waste, NTB hijau, bersih dan lain sebagainya,” tandasnya.

Sementara itu, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan berpesan, NTB hendakny pariwisata NTB bangkit kembali. Ini penting seperti yang dilakukan oleh daerah-daerah lain yang pariwisatanya mulai berjalan kembali.

"Mari kita semua bekerja sama untuk memulihkan ekonomi kreatif ini dengan menjaga kebersihan destinasi, team work, dan mengingatkan masyarakat bahwa pariwisata ini akan bangkit kembali dan ekonomi masyarakat dapat berjalan seperti biasanya," pesannya.

Dalam webinar tersebut, turut hadir Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gubernur Kalimantan Tengah, Walikota Tual Provinsi Maluku, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau, GM PT Bintan Resort Cakrawala. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar